Warga Lamteh Ulee Kareng Diamankan Polisi Bersama Sabu Seberat 11,61 Gram

Warga Lamteh Ulee Kareng Diamankan Polisi Bersama Sabu Seberat 11,61 Gram
Foto Ist

Banda Aceh, Acehbisnis.com - KJ (45), warga yang berdomisili di Gampong Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh disergap tim Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh, Minggu (31/5/2020) dini hari.

KJ yang diketahui memiliki sabu seberat 11,61 gram tersebut pun akhirnya digelandang polisi bersama barang bukti lainnya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Resnarkoba, AKP Raja Aminuddin Harahap mengatakan, awalnya petugas mendapat informasi dari masyarakat ada pelaku penyalahguna narkoba. Petugas pun melakukan penyelidikan terhadap kebenaran informasi tersebut.

"Saat penyelidikan, petugas melihat rumah yang diduga tempat tinggal pelaku, petugas mengetuk pintu rumah dan saat itu pintu dibuka oleh anak tersangka, sedangkan tersangka KJ sedang berada di ruang dapur," ujarnya, Minggu sore.

Setelah itu, polisi mengamankan tersangka dan melakukan penggeledahan terhadap dirinya dan isi rumah yang dihuni. Saat penggeledahan, ditemukan barang bukti sabu di dalam ember yang ada di atas becak yang diparkir di samping rumahnya.

"Petugas menggeledah ruangan dapur dan saat itu petugas kembali menemukan sabu yang diletakkan di atas meja, tersangka langsung diamankan ke Polresta Banda Aceh beseta barang bukti," tambahnya. 

KJ mengakui, barang haram itu dibeli dari Dekwan (DPO) sebanyak tiga sak seharga Rp 9 juta di depan kiosnya. Selain untuk digunakan, KJ juga menjual kembali sabu itu kepada orang lain.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan enam paket sabu seberat 2,41 gram, dompet yang didalamnya terdapat dua paket sabu seberat 9,20 gram, satu timbangan digital, potongan pipet plastik untuk sendok sabu, kaca pirex dan handphone sebagai alat penghubung.

"Tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) Jo pasal 114 ayat (2) dari UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun," tambahnya.