Wali Kota Minta Jamaah Pengajian Muslimat MPU Berantas Rentenir

Wali Kota Minta Jamaah Pengajian Muslimat MPU Berantas Rentenir
Foto: Istimewa

Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meminta jamaah pengajian muslimat MPU ikut berperan aktif dalam memberantas rentenir di Banda Aceh.

Permintaan ini disampaikan Wali Kota saat membuka secara resmi pengajian muslimat Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh, Rabu (12/2/2020) di Masjid Al Anshar, Gampong Mulia Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh.

Kata Aminullah, prakter rentenir bukan hanya menyulitkan warga dalam mengembangkan usaha, tapi juga sesuatu hal yang dilarang Islam karena mengandung riba.

Pendiri LKMS Mahirah Muamalah Syariah ini kemudian menyampaikan beberapa cara agar jamaah bisa ikut berperan membasmi praktek riba ini.

Wali Kota mengajak jamaah ikut menyosialisasikan sistem keuangan syariah kepada masyarakat, minimal kepada keluarga dan lingkungan tempat tinggal.

"Ajak keluarga dan masyarakat lingkungan kita untuk beralih ke sistem keuangan syraiah, seperti menabung atau menjadi nasabah di lembaga keuangan yang sudah menganut sistem sesuai syariat Islam," ajak Aminullah.

Selain itu, mantan Dirut Bank Aceh ini juga meminta jamaah dapat menyosialisasikan Qanun LKS, Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang mengatur konversi sistem konvensional ke sistem keuangan syariah.

Kata Ketum MES Provinsi Aceh ini, paling lambat Januari 2022 seluruh lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh telah menjalankan sistem syariah, baik itu perbankan, koperasi maupun asuransi.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Aminullah mengapresiasi MPU kota Banda Aceh yang menggagas pelaksanaan Acara Pengajian Muslimat MPU ini. Katanya, kegiatan ini tentunya sejalan dengan visi dan misi mewujudkan Banda Aceh Gemilang dalam bingkai syariah, yang prioritas pembangunan dalam bidang agama.

Wali Kota menyampaikan salah satu upaya melindungi diri dan keluarga dari pengaruh-pengaruh luar yang tidak Islami adalah dengan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan akan ajaran agama Islam. Pemko Banda Aceh mendukung penuh upaya pembinaan khususnya bagi pengajian Majelis Taklim Ibu-ibu di gampong-gampong secara bertahap.

"Kita harap para peserta pengajian banyak menimba ilmu dan manfaat dari kegiatan pengajian Muslimat MPU, sehingga dapat lebih berperan lagi dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat yang sesuai dengan nilai Islami," pesan Aminullah.

Menurut Wali Kota, betapa indahnya ketika warga kota senantiasa berbuat baik sebagai tanda bersyukur dan beriman kepada Alllah. Dengan demikian Allah senantiasa memberikan rahmat dan hidayahNya sehingga selalu dalam ridha-Nya.

Ketua MPU kota Banda Aceh, Tgk Damanhuri Basyir, menyampaikan pengajian ini adalah lanjutan dari program 2019, pada tahun ini ada empat gampong dalam empat Kecamatan yang akan digelar kegiatan ini, yakni Gampong Mulia (Kecamatan Kuta Alam), Keudah (Kecamatan Kuta Raja), Peuniti (Kecamatan Baiturrahman), dan Mibo (Kecamatan Banda Raya).

Katanya, pengajian dilakukan empat kali dalam sebulan hingga 44 kali tatap muka. Adapun materinya adalah bidang Aqidah, Fiqih Muamalah, fiqih keluarga, dan ilmu lainnya.

"Kita mendukung program ini sebaik-baiknya, apa yang kita lakukan selama ini tidak lain untuk upaya mensukseskan visi dan misi Wali Kota menjadikan Banda Aceh Kota gemilang dalam bingkai syariah," ungkap tgk Damanhuri.

Sementara itu, Keuchik Gampong Mulia menyambut baik kegiatan ini digelar di gampong yang dia pimpin. Katanya, dengan kegiatan ini masyarakat gampong menanamkan ilmu pengetahuan tentang aqidah hukum-hukum Islam dan dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.()