Wali Kota Minta Dukungan Komisi X DPR dalam pemasaran Produk UMKM Banda Aceh

Wali Kota Minta Dukungan Komisi X DPR dalam pemasaran Produk UMKM Banda Aceh
Wali Kota Minta Dukungan Komisi X DPR dalam pemasaran Produk UMKM Banda Aceh.(Istimewa)

Banda Aceh, Aceh Bisnis – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengharapkan dukungan dari Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dan pemerintah pusat dalam pemasaran produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Provinsi itu.

"Kami sangat membutuhkan dukungan dari Komisi X DPR-RI dan juga pemerintah pusat dalam pemasaran produk-produk UMKM Banda Aceh hingga bisa menembus pasar nasional, bahkan Internasional,”ujar Wali Kota Banda Aceh ini.

Permintaan tersebut disampaikannya dalam pertemuan dengan delegasi Komisi X DPR-RI yang tengah melakukan kunjungan kerja spesifik ke Banda Aceh di pendopo, Jumat (19/3/2021).

Rombongan delegasi Komisi X DPR-RI, dipimpin oleh Dewi Coryati, serta anggota lainnya yakni Sofyan Tan, Djohar Arifin Husin, Obon Tabroni, M Khadafi, Andi Muawiyah, dan Illiza Sa’aduddin Djamal.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Aminullah menyambut baik atas kedatangan komisi yang membawahi bidang pendidikan, olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut. “Dengan kehadiran bapak-ibu, kami termasuk pengusaha dan pemuda di Banda Aceh bisa menyampaikan langsung tantangan yang masih kami hadapi dalam membangkitkan kewirausahaan dan kepemudaan,”kata dia.

"Karena UMKM sangat berperan sebagai tulang punggung perekonomian Banda Aceh, sehingga dirinya langsung menggagas pendirian PT Mahirah Muamalah Syariah (MMS). “Kami memberi akses modal seluas-luasnya bagi entrepreneur muda dengan besaran pembiayaan mulai dari Rp 500 ribu, yang tak ter-cover oleh perbankan,”ungkapnya.

Dengan begitu, jelas dia, kendala permodalan bagi UMKM sudah mulai teratasi di Banda Aceh dengan adanya PT MMS dan sejumlah lembaga keuangan lainnya.

Sementara itu, Dewi Coryati selaku ketua rombongan delegasi Komisi X DPR-RI menyanggupi permintaan Aminullah untuk membantu mempromosikan produk-produk UMKM Banda Aceh ke seluruh nusantara, bahkan luar negeri.

“Produk-produk UMKM di sini sudah bagus, berkualitas, dan bernilai jual tinggi. Untuk itu, kami akan mendorong Kemenparekraf agar menaruh perhatian penuh bagi Banda Aceh,”pungkasnya.()