Wagub: Dunia Usaha Berperan Wujudkan Aceh Sejahtera

Wagub: Dunia Usaha Berperan Wujudkan Aceh Sejahtera
Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menggelar pertemuan dengan Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, serta seluruh jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten saat kunjungan kerjanya di Aceh Utara, Sabtu (21/10/2017). Humas Aceh/Abdul hadi

Banda Aceh - Untuk mewujudkan Aceh yang damai dan sejahtera tentu tidak hanya bisa diharapkan dari peran aktif Pemerintah semata. Peran dunia usaha sangat dibutuhkan dalam mengoptimalkan sumber daya yang ada di Provinsi Aceh.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, pada peluncuran Sistem Aplikasi Perizinan Aceh atau Program Aplikasi SAPA dan sosialisasi sistem informasi elektronik Perizinan, Selasa (24/10/2017) di Banda Aceh.

Saat ini, katanya, Pemerintah Aceh terus berupaya membuka peluang dan memberi ruang kepada pihak swasta untuk mengembangkan usahanya di Aceh. "Dengan dukungan kemudahan berinvestasi itu, diharapkan lapangan kerja semakin terbuka dan potensi daerah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,"ujar Wagub.

Untuk mencapai harapan tersebut, sebut Wagub, Pemerintah Aceh telah mempersiapkan tiga faktor pendukung, yaitu menyediakan informasi tentang potensi daerah yang mudah diakses oleh siapa saja, menumbuhkan keyakinan calon investor tentang kepastian hukum bagi pengembangan usaha di Aceh.

"Hal terakhir terakhir dan sangat penting untuk terus kita jaga bersama adalah faktor keamanan serta dukungan masyarakat dalam usaha menciptakan iklim investasi yang kondusif di Aceh,"paparnya.

Wagub juga menambahkan, untuk mendukung kemudahan investasi, Pemerintah Aceh telah menghadirkan sebuah program yang disebut Sistem Informasi Aceh Terpadu atau SIAT, guna mendukung pelayanan yang lebih baik.

"Program Aceh SIAT ini merupakan pengembangan dari sistem yang berbasis teknologi informasi. Dengan diterapkannya program ini, berbagai informasi pembangunan Aceh terkini akan tersaji dengan cepat dan dapat diakses oleh semua pihak," ungkap Nova.

Sementara itu, Kepala Dinas PMPTSP Aceh Iskandar menjelaskan, dengan kehadiran sistem online SAPA ini, DPMPTSP bisa menerima sebanyak 50 perizinan perhari.

"Untuk keluarnya izin itu berbeda tergatung izin usaha apa yang diajukan oleh investor, waktunya bervariasi, ada yang 3 hari, lima hari bahkan ada yang 3 bulan," ujar Iskandar.