Viral Wanita yang Diculik 18 Tahun Lalu Diduga Ditemukan dari Video TikTok

Viral Wanita yang Diculik 18 Tahun Lalu Diduga Ditemukan dari Video TikTok
Foto: TikTok

Jakarta, Aceh Bisnis - Sebuah video di TikTok jadi viral karena diduga mengungkap kasus penculikan 18 tahun lalu. Seorang wanita mengaku menjadi korban penculikan saat kecil. Hal tersebut tak sengaja terungkap ketika wanita itu menjadi bintang tamu di video seorang jurnalis yang bertanya mengenai hari ulang tahun.

Kasus hilangnya seorang wanita berusia empat tahun bernama Sofia Juarez pada Febuari 2003 kembali jadi perhatian. Polisi dilaporkan sedang menginvestigasi wanita 22 tahun di Meksiko yang mengaku pernah diculik saat kecil. Uniknya hal itu berawal dari sebuah video di TikTok.

Jurnalis Oscar Zazueta membuat sebuah video di akun TikTok dan YouTube-nya tentang perasaan seseorang mengenai hari ulang tahun mereka. Sebuah pengakuan dari seorang wanita pun mengejutkan netizen. "Aku tidak bahagia dengan hari itu karena aku ada banyak pikiran. Sejujurnya aku tidak suka ulang tahunku. Itu membuatku terkejut setiap kali aku ulang tahun. Aku ingin menyapa tante dan nenekku. Dan aku ingin mereka menjemputku karena aku diculik," ungkapnya.

Sang jurnalis pun tampak sedikit terkejut ketika wanita itu lanjut menceritakan kisahnya. "Ya, mereka melihat aku diculik. Mungkin dari Italia, mungkin dari Jepang. Aku harap mereka datang untukku. Karena aku tidak tahu aku berasal dari mana, dari sini atau sana. Dan aku sekarang di Sinaloa," katanya.

Wanita tersebut tengah diinvestigasi lagi karena banyak orang di kota Kennewick penasaran apakah benar dia adalah anak yang diculik. Sang jurnalis sendiri dilaporkan sudah dikontak oleh polisi untuk dimintai kerjasama. YouTuber itu pun telah menanyakan kepada orang-orang sekitar tempat wanita itu ditemukan. Dikatakan jika ia sering jalan-jalan tanpa sepatu membawa koper dan tidak ditemukan lagi sejak wawancara yang membuatnya viral.

"Tujuan utamanya untuk mengindentifikasi dia dan meminta dia agar mau memberikan sampel DNA. Ada banyak yang harus kita lakukan," kata perwakilan polisi kepada NBC News. "Akan menjadi sesuatu yang menakjubkan. Akan membahagiakan keluarga dan komunitas. Semua orang menunggunya di rumah," lanjutnya.

Sumber:detik.com