Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 4,1%, Jadi Rp 6.104 T

Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 4,1%, Jadi Rp 6.104 T
Foto: Rachman Haryanto/detik

Jakarta, Aceh Bisnis - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri Indonesia pada Juli 2020 sebesar US$ 409,7 miliar atau setara dengan Rp 6.104 triliun (asumsi kurs Rp 14.900).

Dari keterangan resmi BI disebutkan ULN ini terdiri dari sektor swasta termasuk BUMN sebesar US$ 207,9 miliar. Kemudian untuk sektor publik termasuk pemerintah dan bank sentral sebesar US$ 201,8 miliar.

"Pertumbuhan ULN Indonesia pada Juli 2020 tercatat 4,1%, melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 5,1%," tulis keterangan tersebut, Selasa (15/9/2020).

Bank sentral menyebut perkembangan ini didorong oleh menurunnya pertumbuhan ULN swasta di tengah pertumbuhan ULN pemerintah yang relatif stabil.

Baca juga:Naik Terus, Rasio Utang RI Sekarang 34% per Agustus 2020
Struktur ULN Indonesia pun diklaim tetap sehat, didukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Juli 2020 sebesar 38,2%, meningkat dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 37,4%.

Struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 89,1% dari total ULN. Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

"Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian," tulisnya.

Sumber:detik.com