TNI Bersama Masyarakat Wujudkan Pembangunan Negeri

TNI Bersama Masyarakat Wujudkan Pembangunan Negeri
TNI bekerjasama dengan masyarakat wujudkan sarana dan prasana.(ist)

Aceh - Dari rakyat untuk rakyat, bersama masyarakat TNI kuat, slogan ini layak disematkan kepada Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107 Kodim 0104/Atim dibawah nahkoda Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han) sebagai Dansatgas TMMD tahun ini.

Betapa tidak, TNI yang memiliki peran utama sebagai alat negara di bidang pertahanan yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara, lewat program andalannya yaitu TMMD dapat bersinergi bersama masyarakat guna mewujudkan pembangunan daerah di penjuru negeri.

TMMD yang dulunya familiar dengan sebutan Abri Masuk Desa (AMD), telah membawa perubahan arah pembangunan desa – desa tertinggal dan terdalam menjadi desa yang maju, mandiri dan tidak lagi terisolir.

Siswa SD melintasi jalan yang sedang dibangun oleh Satgas TMMD

Pra TMMD

Tahapan demi tahapan telah dilalui oleh prajurit TNI sebagi bentuk pengabdian untuk negeri.

Sebelumnya, Aster Kodam Iskandar Muda Kolonel Inf Mohammad Yamin Dano, Kamis (14/3/2020) telah meninjau lokasi Posko TMMD ke-107 Reguler Kodim 0104/Aceh Timur di Desa Seuneubok Puntet, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.

Dalam lawatannya, Aster Kodam IM mengatakan, kunjungannya kali ini untuk meninjau tentang kesiapan TMMD ke-107 Reguler Kodim 0104/Atim yang akan dimulai Senin, 16 Maret 2020 mendatang.

program TMMD di wilayah Kodim 0104/Atim ini terdiri dari dua program yakni fisik dan non fisik seperti penyuluhan di bidang kesadaran bela negara, pertanian, kesehatan, bahaya narkoba.

“Sejauh ini progres pembangunan saat pelaksanaan Pra TMMD sudah mencapai 60 persen jadi saya sangat mengapresiasi capaian kerjasama antara TNI dan masyarakat, ”katanya.

Sementara itu, Dandim 0104/Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han), berharap kapada masyarakat yang dilaksanakan program TMMD ini untuk menjaga nantinya, apa yang sudah di dapatkan dan dikerjakan bersama TNI melalui program TMMD ke-107 ini.

“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan semua jenis fasilitas yang dibangun pada TMMD ini, ”tandasnya.

TNI bekerjasama dengan masyarakat wujudkan sarana dan prasana

Munajat Membangun Negeri

Berbagai persiapan telah dilakukan Kodim 0104/Aceh Timur guna menyukseskan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 reguler tahun 2020 di Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.

Do'a bersama dengan harapan kegiatan membangun desa tersebut bisa berjalan lancar menjadi stressing awal Satgas TMMD untuk memulai secara resmi bakti untuk negeri tercinta.

Program TMMD ini direncanakan berlangsung di 5 Gampong mulai tanggal 16 Maret sampai dengan 14 April 2020. "Diharapkan semua pihak mendukung untuk kelancaran dan kesuksesan kegiatan TMMD ini. Sehingga program ini berhasil dan tercapai untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui percepatan pembangunan fisik dan non fisik, "kata Dandim 0104/Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar selaku Dansatgas saat membuka pelaksanaan doa bersama di Gampong Paya Dua.

Genjot Pembangunan Fisik

TMMD telah resmi dibuka, terlihat para prajurit TNI dan masyarakat kian semangat untuk menggenjot sejumlah pembangunan fisik yang menjadi fokus utama Satgas TMMD.

Salah satunya pengerjaan jalan sepanjang 4.200 Meter dan lebar 6 meter di Dusun Lepon, Gampong Buket Kuta, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, sekarang pembuatan jalan tersebut telah mencapai 50 persen sejak dimulainya pengerjaan saat Pra TMMD lalu.

Selain itu, sinergisitas antara TNI dengan masyarakat juga hadir untuk mengubah hutan dan jalan berlumpur menjadi jalan layak pakai untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Sasaran Fisik TMMD ke-107 di 5 Desa Kecamatan Peudawa Kabupaten Aceh Timur lainnya juga meliputi, pemasangan 5 Unit Gorong-gorong di Desa Buket Kuta, pembuatan 2 Buah Lapangan Volly, Satu di Desa Seunebok Punteut dan satunya lagi di Desa Paya – II, pembuatan 2 Buah Lapangan Takraw, Satu di Desa Paya Bili Sa dan Satu lainnya di Desa Blang Kuta.

Kedekatan masyarakat dan TNI semakit erat

Bangun Wawasan Masyarakat

Tak hanya membangun sarana dan prasarana, Satuan tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 Kodim 0104/Aceh Timur tahun 2020 juga membangun wawasan kebangsaan kepada masyarakat dan Mahasiswa Institut Agama Islam Negri (IAIN) Lhokseumawe bertempat di Balai Dusun Leupon, Gampong Buket Kuta, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (22/3/2020).

Danramil 16/Pdw Kapten Inf Agung B.S selaku koordinator lapangan mengatakan, kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa bela negara, rasa cinta Tanah Air dan berwawasan kebangsaan.

Selain itu, penyuluhan wawasan kebangsaan tersebut untuk memberi gambaran kepada masyarakat dan para mahasiswwa tentang jiwa nasionalisme dan patriotisme dalam rangka menjaga keutuhan NKRI kepada komponen masyarakat.

Selain itu, kehadiran TNI untuk masyarakat juga memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di Gampong Seuneubok Puntet, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.

“Selain sasaran fisik, prajurit juga melaksanakan berbagai kegiatan non fisik seperti pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat, "kata Dandim 0104/Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han).

Setelah melakukan pemeriksaan, anggota akan memberikan obat-obatan kepada warga, dengan harapan apabila ada warga yang sakit dan berobat disini, mereka akan segera sembuh.

Masyarakat dan mahasiswa mengikuti sosialisasi wawasan kebangsaan

Kekuatan Spritualitas Modal Utama TNI

Dalam menjalankan kegiatan, kekuatan spritual menjadi modal dan semangat utama bagi prajurit TNI, ditengah semangat pembangunan sarana dan prasarana, Satgas TMMD selalu menyempatkan diri untuk menunaikan kewajiban kepada Ilahi Rabbi.

Ikhtiar membangun negeri dibarengi semangat spritual akan memberikan dampak positif terhadap personal prajurit TNI.

Hal ini terlihat saat personil Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 di Gampong Paya Dua, pada waktu maghrib dengan mengenakan baju loreng melebur bersama masyarakat di Masjid Baitul Ubudiyah guna menunaikan perintah Allah untuk shalat magrib berjamaah.

Menurut Danramil 16/Pdw Kapten Inf Agung B.S selaku Koordinator Lapangan menjelaskan bahwa Sholat adalah kewajiban yang kita sebagai manusia kepada sang maha kuasa, sedangkan program TMMD adalah kewajiban kita selaku prajurit kepada masyarakat, "jelasnya.

Ia juga nenambahkan bahwa prajurit juga manusia biasa yang pada saatnya akan menghadap sang pencipta.

"Kalau nanti kita sudah meninggal yang dibawa bukan pangkat dan jabatan, tapi amal perbuatan, dan yang ditanyakan pertama kali adalah Sholat, "tandasnya.

Prajurit TNI saat menunaikan kewajibannya.

Lepas sekat TNI dan Masyarakat

Pelaksanaan TMMD secara resmi baru saja dimulai, meski dalam hitungan hari tampak para anggota TNI membaur akrab dengan masyarakat dan kedekatan pun kian terasa.

Hubungan erat itu terjalin lewat sejumlah kegiatan diantaranya bermain footsal, olahraga bola voly, makan bersama dan kegiatan sosial lainnya.

Selain itu, semangat kebersamaan itu juga tergambar jelas saat para prajurit TNI makan di rumah orang tua asuhnya.

Rasa kekeluargaan tersebut tidak hanya terlihat dalam pengerjaan beberapa sasaran fisik TMMD ke-107 reguler Kodim 0104/Aceh Timur saja, tapi juga saat menikmati santap siang seadanya di rumah warga tersebut.

Kesederhanaan sebagai rohnya TNI inilah yang merupakan salah satu tujuan TMMD membangun kedekatan tanpa sekat bersama warga sasaran program TMMD.

TMMD 107 identik dengan satgas yang menetap bersama keluarga barunya di desa setempat. Arti tanpa sekat adalah kebersamaan yang tidak membedakan status, golongan, pangkat, jabatan maupun adat istiadat.

Semua membaur bersama. Namun untuk urusan keyakinan yang berbeda atau beda agama, memerlukan peran aktif dari Babinsa dan perangkat desa setempat dalam mengarahkan kepada rumah yang akan ditinggali selama pelaksanaan TMMD.

Do'a bersama awali kegiatan TMMD ke 107

Apresiasi Masyarakat

Proses tidak akan mengkhianati hasil, dibalik kerja keras, cerdas dan ikhlas ada senyum sumbringah yang terpancar dari masyarakat yang telah lama merindukan pembangunan desa.

Pujian, apresiasi dan ucapan terima kasih terus disampaikan oleh masyarakat kepada Satgas TMMD, seperti Geuchik Seuneubok Puntet Darwis, dirinya bersama masyarakat merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI khususnya Kodim 0104/Atim, pemerintah Kabupaten Aceh Timur, dan instansi terkait yang melaksanakan program TMMD ke-107 Reguler ini sampai ke Desanya.

Senada dengan itu, Geuchik terpilih Gampong Paya Dua Ibrahim menghanturkan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tinginya atas pelaksanaan TMMD di Desanya.

Menurutnya, sekian lama masyarakatnya menantikan adanya sarana olahraga dan perbaikan jalan.

Bukan hanya itu, tampak raut wajah masyarakat Gampong Paya Dua juga begitu menantikan adanya pembangunan di desanya, dengan adanya lapangan Volly mereka bisa bermain serta prasarana jalan yang telah dibersihkan dengan alat berat, jadi lebih bagus dan mudah dilalui tanpa harus memilih jalan yang tergenang air seperti sebelumnya.

“Dulu masyarakat harus melewati jalan yang banyak lubang, dan kalau hujan tergenang air serta sempit, dengan adanya program TMMD ke-107 Reguler Kodim 0104/Aceh Timur ini masyarakat sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membangun desa, "ungkapnya.(Syahrial)

HUT ACEH BISNIS BANK ACEH