Tiga Rumah dan 13 Ruko Terbakar di Simeulue

Tiga Rumah dan 13 Ruko Terbakar di Simeulue
Tiga Rumah dan 13 Ruko Terbakar di Simeulue.(Istimewa)

Simeulue, Aceh Bisnis - Enam belas bangunan terbakar di kawasan Gampong Amiria, Kecamatan Bahagia, Simeulue, Kamis (27/5/2021) dinihari sekitar pukul 00.50 WIB.

Bangunan yang terbakar terdiri dari tiga unit rumah dan tiga belas unit ruko milik warga setempat. Namun, penyebab kebakaran tersebut belum diketahui dan hingga kini masih dalam penanganan pihak berwajib.

Informasi yang dihimpun dari Kasat Reskrim Polres Simeulue, Iptu Muhammad Rizal, belasan bangunan yang terbakar milik warga bernama Fajri, Rayeka Ermansyah, Salman Syah, Amir Hamza, Sabirin, Adi Irsan Suarsa, Ranu Amilus, Hendri, Bambang Suryadi, Dedi Alfian, Hendri serta Abdul Rahman Lubis serta beberapa orang lainnya.

"Untuk kerugian sampai saat ini belum dapat ditaksirkan dan masih dilakukan pendataan, lokasi kebakaran saat ini sudah dipasang garis polisi dan masih dalam penyelidikan untuk penyebab kebakarannya," ujar Kasat saat dikonfirmasi.

Rizal menjelaskan, kebakaran awalnya diketahui oleh seorang saksi yang sedang mengepel yang mencium bau asap. Saksi pun melihat kompor namun sudah dalam keadaan mati.

Tak lama, saksi lainnya yang tidur di atas rumah (warung kopi) terbangun dan langsung lari karena api sudah berkobar dari sebelah rumah toko kaca.

"Menurut keterangan saksi saat kejadian di dalam toko tidak ada orang dan saksi Rozi langsung menelepon pihak pemadam, tidak lama kemudian lebih kurang 20 menit pihak pemadam tiba," jelasnya.

Dikarenakan saat kejadian suasana cuaca ada angin ditambah lagi rumah dan toko itu sebagian besar terbuat dari kayu, sehingga sebelum pemadam tiba rumah dan toko sudah setengah dari keseluruhan bangunan terbakar yang totalnya lebih kurang 16 bangunan.

"Untuk kerugiannya masih belum bisa di perkirakan dan untuk pemilik rumah serta toko masih menunggu pendataan dari pihak desa, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, lima unit damkar dikerahkan ke lokasi dan api padam sekitar pukul 03.00 WIB," ungkap Kasat.