Tentara Garda Nasional Istirahat di Tempat Parkir, Anggota Parlemen AS Marah

Tentara Garda Nasional Istirahat di Tempat Parkir, Anggota Parlemen AS Marah
Tentara Garda Nasional AS beristirahat di tempat parkir (CNN)

Washington DC, Aceh Bisnis - Sejumlah anggota parlemen Amerika Serikat (AS) marah saat mengetahui ribuan tentara Garda Nasional menghabiskan waktu istirahatnya di dalam area parkir Gedung Capitol AS. Akibat teguran itu, kini tentara Garda Nasional telah diperbolehkan kembali untuk beristirahat di dalam Gedung Capitol.

Seperti dilansir CNN, Jumat (22/1/2021), keterangan sejumlah personel Garda Nasional menyebut bahwa mereka diberitahu tidak bisa lagi menggunakan ruangan di dalam kompleks Gedung Capitol AS, termasuk kafetaria, sebagai tempat beristirahat.

Padahal beberapa hari sebelumnya, bahkan sejak sebelum pelantikan Presiden Joe Biden digelar pada Rabu (20/1) waktu setempat, para personel Garda Nasional diizinkan untuk beristirahat di beberapa area di dalam kompleks Gedung Capitol. Banyak dari mereka yang beristirahat di kafe di dalam Gedung Kantor Senat AS, juga untuk mengisi daya telepon genggam dan mencari Wifi.

Para tentara Garda Nasional AS membutuhkan tempat istirahat saat tidak sedang bertugas atau menunggu giliran bertugas. Sekitar 25 ribu tentara Garda Nasional dari 50 negara bagian AS, tiga wilayah dan Distrik Columbia, dikerahkan untuk mengamankan Gedung Capitol AS saat pelantikan Biden digelar, beberapa tetap akan ditugaskan di Washington DC setelah pelantikan.

Namun dilaporkan bahwa mulai Kamis (21/1) pagi waktu setempat, area-area di dalam kompleks Gedung Capitol dibersihkan dan tempat istirahat mereka telah dipindah. Beberapa tentara Garda Nasional menuturkan mereka hanya bisa beristirahat di dalam gedung tempat parkir di dekat Thurgood Marshall Judicial Center.

Foto yang didapatkan CNN menunjukkan para tentara Garda Nasional AS duduk atau berbaring di dalam area parkir, hanya beberapa meter dari mobil-mobil yang diparkir. Menurut salah satu tentara Garda Nasional, hanya satu colokan listrik dan dua bilik toilet untuk 5 ribu personel di area parkir itu.

"Kami benar-benar merasa dikhianati," tutur salah satu tentara Garda Nasional kepada CNN pada Kamis (21/1) waktu setempat. Dia menyebut bahwa sehari sebelumnya para anggota parlemen AS mendatangi mereka untuk berfoto.

"Setelah semuanya berjalan mulus, kami dianggap tidak berguna dan dibuang ke sudut garasi parkir," ucapnya.

Situasi ini, yang pertama dilaporkan Politico, memicu kemarahan sejumlah anggota parlemen AS.

"Sangat kecewa dengan kabar ini tapi saya telah menghubungi Garda Nasional Utah dan mereka telah diurus. Staf saya dan saya tengah menyelidiki apa yang terjadi di sini dan akan terus berupaya memperbaiki situasi ini," ucap Senator Utah, Mike Lee, dari Partai Republik.

"Baru saja melakukan beberapa panggilan telepon dan telah diberitahu bahwa Kepolisian Capitol telah meminta maaf kepada para tentara Garda Nasional dan mereka akan diizinkan untuk kembali ke kompleks malam ini. Saya akan terus memeriksa untuk memastikan itu terjadi," ujar Senator Illinois, Tammy Duckworth, dari Partai Demokrat.

"Ini keterlaluan, memalukan dan sangat tidak menghormati para pria dan wanita yang menjaga Capitol AS tetap aman dan terlindungi. Kita perlu memperbaikinya dan kita perlu jawaban soal bagaimana ini terjadi," tegas Senator Arizona, Kyrsten Sinema, dari Partai Demokrat.

Usai teguran dari anggota parlemen AS itu, para tentara Garda Nasional telah diperbolehkan untuk beristirahat di dalam kompleks Gedung Capitol. Salah satu tentara Garda Nasional menuturkan kepada CNN bahwa mereka kini diperbolehkan beristirahat di dalam US Capitol Visitor Center.

Biro Garda Nasional AS dalam pernyataan terpisah, menyebut pemindahan tempat istirahat Garda Nasional itu hanya bersifat sementara karena Kongres AS sedang menggelar sidang.

Sumber:detik.com