Tak Perlu 'Lari' ke Benzo, Lakukan 5 Tips Ini Jika Susah Tidur

Tak Perlu 'Lari' ke Benzo, Lakukan 5 Tips Ini Jika Susah Tidur
Insomnia tidak selalu harus diatasi dengan benzodiazepine (Foto: Ilustrasi/thinkstock)

Jakarta, Aceh Bisnis - Obat penenang benzodiazepine kerap digunakan untuk mengatasi insomnia, terutama terkait gangguan kecemasan. Tentunya, obat yang termasuk golongan psikotropika ini tidak boleh dikonsumsi sembarangan tanpa anjuran langsung dari dokter.

Selain karena benzodiazepine memiliki efek samping serius dan dapat menyebabkan kecanduan, penyalahgunaan juga bisa dijerat dengan ancaman pidana. Kalaupun harus mengonsumsinya, pastikan atas saran dan resep dari dokter yang kompeten.

Seperti diketahui, selain rutin berolahraga dan mengonsumsi diet sehat, mendapatkan tidur yang berkualitas juga sama pentingnya. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memiliki efek negatif terhadap hormon, fungsi otak, dan kinerja tubuh saat berolahraga.

Di sisi lain, mendapatkan tidur cukup dan berkualitas dapat mengontrol nafsu makan, meningkatkan kinerja fisik, dan membuat tubuh menjadi lebih sehat. Hanya saja, faktanya saat ini banyak orang yang kurang mendapatkan tidur berkualitas.

Dikutip dari laman Healthline, berikut 5 tips yang bisa kamu lakukan jika susah tidur.

1. Kurangi waktu tidur siang

Studi menemukan bahwa tidur siang selama 30 menit atau kurang dapat meningkatkan fungsi otak. Sementara itu, waktu tidur siang yang panjang justru dapat memiliki efek negatif terhadap tubuh dan kualitas tidur saat malam.

Pasalnya, tidur siang dalam waktu lama dapat membuat bingung jam internal dalam tubuh, sehingga hal ini dapat membuat tubuhmu kesulitan tidur di malam hari. Selain itu, studi lain menunjukkan bahwa tidur siang dapat menyebabkan kamu menjadi lebih mudah mengantuk di siang hari.

2. Tidur dan bangun pada waktu yang konsisten

Ritme sirkadian dalam tubuh memiliki fungsi untuk mengatur siklus tidur dan bangun. Artinya, tidur dan bangun pada waktu yang konsisten setiap harinya dapat meningkatkan kualitas tidur. Pasalnya, pola tidur tidak teratur dapat mengubah ritme sirkadian dan tingkat melatonin dalam tubuh yang memberikan sinyal pada otak untuk tidur.

3. Jangan konsumsi kopi di sore hari

Kafein memiliki berbagai manfaat, beberapa di antaranya adalah meningkatkan fokus, energi, dan kinerja tubuh. Namun, jika dikonsumsi di sore hari, kafein justru dapat menstimulasi sistem saraf yang menyebabkan tubuh menjadi tidak rileks di malam hari.

Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi kafein 6 jam sebelum tidur dapat mengurangi kualitas tidur. Sebab, kafein dapat bertahan pada darah selama 6-8 jam. Sehingga, mengonsumsi kopi setelah pukul 3 atau 4 sore tidak direkomendasikan, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein dan memiliki kesulitan tidur.

4. Jangan makan sebelum tidur

Makan sebelum waktu tidur memiliki efek negatif bagi kualitas tubuh serta pelepasan melatonin. Di sisi lain, sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat 4 jam sebelum waktu tidur dapat membuat seseorang lebih mudah tertidur. Namun, studi lain menunjukkan bahwa diet rendah kalori juga dapat meningkatkan kualitas tidur.

5. Mandi sebelum tidur

Membersihkan tubuh sebelum tidur merupakan salah satu cara agar kamu terhindar dari insomnia. Pasalnya, mandi dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks. Beberapa studi menemukan bahwa mandi dapat meningkatkan kualitas tidur. Sebuah studi lainnya menunjukkan, mandi 90 menit sebelum waktu tidur dapat membantu seseorang tertidur lebih nyenyak. Tetapi, jika kamu tidak ingin mandi di malam hari, kamu bisa merendam kaki pada air hangat agar tubuh menjadi lebih rileks.

Sumber:detik.com