Tak Perlu Antri, Daftar di Puskesmas Meuraxa Cukup Pakai Aplikasi Ini

Tak Perlu Antri, Daftar di Puskesmas Meuraxa Cukup Pakai Aplikasi Ini
Foto: Istimewa

Banda Aceh - Untuk meminimalisir antrian peserta JKN-KIS dalam mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes) dan memberikan kemudahan dalam berobat, BPJS Kesehatan mengembangkan sistem antrian elektronik di fasilitas kesehatan yang terhubung dengan Aplikasi Mobile JKN yang ada di handphone.

Khusus untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang telah menerapkan sistem antrian elektronik ini di Kota Banda Aceh adalah Puskesmas Meuraxa, Klinik Cempaka Lima dan Klinik Latifah.

"Tujuan dari dikembangkan sistem antrian elektronik ini adalah untuk memberikan kenyamanan bagi pasien yang berobat, kemudian informasi waktu tunggu yang lebih pasti kepada pasien, mengurangi penumpukan pasien diruang tunggu faskes, dan memberikan layanan yang terintegrasi di faskes," ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh Neni Fajar, Selasa (28/1).

Ia menambahkan, untuk dapat melakukan antrian elektronik, peserta terlebih dahulu harus mengunduh Aplikasi Mobile JKN di handphonenya, kemudian baru dapat melakukan pendaftaran berobat secara elektronik pada fitur pendaftaran pelayanan yang terdapat di aplikasi tersebut.

"Sebelum sistem antrian elektronik ini diterapkan, terlebih dahulu dilakukan integrasi antara aplikasi HFIS yang terdapat di BPJS Kesehatan dengan Aplikasi PCare BPJS Kesehatan yang ada di FKTP agar dapat diakses di aplikasi Mobile JKN yang ada di handphone peserta, kemudian nantinya secara bertahap semua fasilitas kesehatan di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh akan terintegrasi sistem antrian elektronik melalui Aplikasi Mobile JKN." lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Puskemas Meuraxa Kota Banda Aceh, Lia Silvianty Nasty menyampaikan antusiasnya dengan penerapan sistem antrian elektronik yang dapat diakses oleh pasien melalui Aplikasi Mobile JKN.

"Dengan terintegrasinya sistem antrian yang ada di puskemas ke Aplikasi Mobile JKN tentunya semakin memudahkan pasien karena dapat memberikan kepastian layanan sebab nantinya pada Aplikasi Mobile JKN akan tertera berapa lagi sisa antrian sebelum si pasien tersebut dilayani jadi tidak perlu buru-buru ke puskesmas dan pastinya tidak perlu mengantri lama pasien langsung dapat dilayani," kata dokter gigi ini saat ditemui di ruang kerjanya.

Di sisi lain ia mengungkapkan dengan penerapan sistem antrian elektronik ini juga meringkaskan pekerjaan petugas puskesmas yang biasanya petugas melakukan penginputan kembali pelayanan yang telah diberikan kepada pasien melalui Aplikasi Pcare BPJS Kesehatan yang ada di Puskesmas, hal ini menurutnya tidak perlu dilakukan lagi karena pada saat pasien mengambil nomor antrian langsung terkoneksi ke Aplikasi Pcare tersebut.()

HIMBAUAN FORKAMPIDA ACEH
IKLAN CORONA pemrpov aceh