Seperti Beli Telur, Kirim Motor ke Wamena Dihitung per Kilogram

Seperti Beli Telur, Kirim Motor ke Wamena Dihitung per Kilogram
Penjual Sayur di Papua Gunakan Motor Sport. Foto: Hari Suroto.

Wamena, Aceh Bisnis - Mungkin banyak dari detikers yang belum tahu nih, ternyata untuk bisa mengirim motor ke Wamena, Jayawijaya, Papua, itu dihitungnya per kilogram. Wah seperti membeli gula atau telur saja ya?

Seperti yang diceritakan Peneliti Balai Arkeologi Papua dan Dosen Arkeologi Universitas Cendrawasih, Hari Suroto kepada detikOto. Hari mengatakan untuk bisa mengirimkan unit kendaraan menggunakan kargo ke Wamena memiliki tarif yang berbeda-beda.

"Wamena merupakan ibukota Kabupaten Jayawijaya. Wamena terletak di pegunungan Papua pada ketinggian 1650 mdpl (meter di atas permukaan laut). Wamena menjadi hub ke kabupaten-kabupaten di wilayah pegunungan Papua. Untuk menuju Wamena hanya dapat dilakukan dengan pesawat terbang," cerita Hari.

"Bagaimana dengan mobil dan kendaraan di Wamena? Semuanya dibawa menggunakan pesawat kargo dari Bandara Sentani, Jayapura. Penerbangan ke Wamena dari Bandara Sentani membutuhkan waktu sekitar 45 menit. Ada beberapa operator kargo di Bandara Sentani yang melayani pengiriman mobil dan sepeda motor ke Wamena. Sedangkan maskapai yang melayani penerbangan kargo ke Wamena yaitu Trigana Air dan My Indo Airlines," Hari menambahkan.

Soal tarif, lanjut hari pengiriman unit mobil ke Wamena lebih mahal dibandingkan dengan motor. Meski untuk bisa mengirimkan motor ke Wamena itu dihitung per kilogram.

"Untuk tarif pengirimannya, mobil Toyota Avanza sekitar Rp 29 juta per mobil. Toyota Innova, Mitsubishi Triton, Mitsubishi Pajero, Toyota Hilux biaya pengiriman sekitar Rp 31 juta per mobil. Truk biaya kirimnya sekitar Rp 35 juta. Pick up pengirimannya sekitar Rp 29 juta. Sedangkan biaya kirim sepeda motor dihitung per kilogram," ujar Hari.

Selanjutnya, layaknya pengiriman unit kendaraan di wilayah lainnya di Indonesia, kelengkapan dokumen kendaraan dan pengiriman harus dimiliki agar bisa tiba di Wamena.

"Sebelum dikirim, operator kargo akan mengecek dokumen kendaraan. Dokumen ini berupa fotokopi STNK dan BPKB yang dicocokan dengan dokumen asli. Dokumen lainnya yaitu surat izin dari Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Bandara Sentani juga harus dimiliki sebelum dikirim melalui kargo udara," ucap Hari.

"Pemilik kendaraan sebaiknya mengecek kondisi kendaraan baik itu mesin, oli, posisi accu, dan mematikan sistem alarm mobil. Selain itu sebelum dikirim menggunakan kargo, sebaiknya mobil dicuci serta didokumentasikan atau difoto. Tips lainnya, isi bahan bakar seperlunya saja. Tentu saja keselamatan penerbangan sangat diutamakan," tutup Hari.

Sumber:detik.com
Iklan Kelender event 2021 Disbudpar aceh