Sepaket Melon Jepang Terjual Rp358 Juta, Ongkosnya Bisa untuk DP Rumah

Sepaket Melon Jepang Terjual Rp358 Juta, Ongkosnya Bisa untuk DP Rumah
Ilustrasi melon. (dok. Unsplash.com/Kenny Timmer @kcatimmer)

Jakarta, Aceh Bisnis - Sepaket melon Yubari dijual seharga 2,7 juta Yen atau Rp358 juta dalam lelang pertama musim ini di pasar grosir di Sapporo, Jepang, Senin, 24 Mei 2021. Harga tersebut jadi yang tertinggi di antara semua paket melon Yubari yang dilelang.

Harga tersebut lebih dari 22 kali lipat harga maksimum 120 ribu Yen atau Rp15 juta yang tercatat dalam lelang pertama tahun lalu, seperti melansir dari The Japan Times, Kamis, 27 Mei 2021.

Harga tertinggi tahun lalu telah turun dari rekor tertinggi sebelumnya sebesar lima juta Yen atau Rp658 juta pada 2019, ketika virus corona menyebar dengan cepat ke seluruh Jepang.

Sebanyak 466 melon dari Kota Yubari di Hokkaido dilelang di pasar pada Senin, 24 Mei 2021. Melon Yubari dikenal sebagai makanan lezat musiman, dengan lelang pertama buahnya di pasar grosir Sapporo menunjukkan datangnya awal musim panas di Hokkaido.

Melon senilai Rp353 juta dibeli oleh Hokkaido Products Ltd., pembuat makanan bayi di Sapporo. Perusahaan akan segera membekukan melon tersebut dan mengirimkannya sebagai hadiah kepada total 10 keluarga dengan anak-anak, untuk dipilih melalui undian dari antara rumah tangga yang mengajukan lamaran di media sosial.

Tetap Baik

"Kami ingin menghibur orang-orang dengan melon Yubari pada saat kesusahan akibat pandemi yang terus berlanjut," kata Presiden Produk Hokkaido Iori Kage.

Menurut koperasi pertanian Yubari, panen melon Yubari tahun ini dimulai Minggu, 23 Mei 2021. Cuaca tidak stabil di awal musim semi, tetapi kualitas melon tetap baik.

Beberapa produsen melon Yubari menghadapi kekurangan tenaga kerja, karena trainee teknis asing tidak dapat mengunjungi Jepang sebagai imbas pandemi COVID-19. Meski begitu, koperasi tersebut masih menargetkan pengiriman 3.675 ton melon musim ini dan menghasilkan penjualan sekitar 2,2 miliar Yen atau Rp287 miliar.