Selama Ramadhan, Konsumsi BBM di Aceh Turun 23 Persen

Selama Ramadhan, Konsumsi BBM di Aceh Turun 23 PersenAcehbisnis.com
Seorang pekerja sedang mengisi BBM di salah satu SPBU di Banda Aceh.

Banda Aceh, Acehbisnis.com - Memasuki minggu ketiga bulan suci Ramadhan 1441 hijriyah, konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Aceh mengalami penurunan.

"Selama bulan puasa, konsumsi BBM di Aceh terjadi penurunan hingga 23 persen,"kata M. Roby Hervindo, Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I Sumbagut, Kamis (14/05/2020).

Hingga saat ini, kata dia, konsumsi rerata harian BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, dan Pertamax Series) mengalami penurunan sebesar 23 persen. Setara dengan 1,42 juta liter per hari, dibanding rerata harian normal sebesar 1,85 juta liter per hari,"jelas Roby.

Sementara untuk Gasoil (Bio Solar dan Dex Series), juga terjadi penurunan penyaluran sebesar 25 persen. Realisasi setara 766 ribu liter per hari, dibanding rerata konsumsi harian normal sekitar 1,1 juta liter per hari.

"Meski penjualan menurun terdampak pandemi, kami pastikan stok BBM untuk provinsi paling ujung barat Indonesia ini masih aman dan mencukupi,"papar dia.

Apalagi, sebut dia, stok BBM yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh hingga 24 hari ke depan. "Operasional fuel terminal dan SPBU pun berjalan penuh,"pungkas Roby.