Selama 20 Hari, Polda Aceh Amankan 109 Sepmor Curian, 66 Orang Ditangkap

Selama 20 Hari, Polda Aceh Amankan 109 Sepmor Curian, 66 Orang Ditangkap
Polda Aceh Amankan 109 Sepmor Curian, 66 Orang Ditangkap

Banda Aceh - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh beserta Polres jajaran mengamankan sebanyak 109 sepeda motor (sepmor) curian dari hasil kegiatan Operasi Sikat Rencong 2017. Ratusan sepmor curian itu diamankan selama 20 hari sejak 14 September hingga 3 Oktober lalu di provinsi Aceh.

Hal itu disampaikan Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Direktur Dit Reskrimum, Kombes Pol Sumarso kepada wartawan dalam jumpa pers di Mapolda di Banda Aceh, Rabu (11/10/2017).

Ia mengatakan, operasi Sikat Rencong tersebut adalah kegiatan yang dilakukan pihaknya dalam memburu pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), di seluruh wilayah di provinsi Aceh.

"Kita berhasil mengamankan barang bukti berupa 106 unit kendaraan roda dua dan 3 unit kendaraan roda empat hasil curian," ujar Sumarno didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Goenawan.

Ia menjelaskan, ratusan kendaraan curian tersebut saat ini masih diamankan di Mapolres masing-masing kabupaten/kota se Aceh, namun sebagian diamankan di Dit Reskrimum Polda Aceh sebagai barang bukti.

"Dalam Ops Sikat Rencong 2017, Polda Aceh beserta jajaranÔÇÄ juga berhasil mengamankan tersangka yang jumlahnya 66 orang. Pelaku yang sudah ditangkap tersebut juga masih diamankan di Mapolres jajaran Polda Aceh saat ini," ungkap Direktur.

Saat ini, katanya, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap penadah ratusan kendaraan yang belum diamankan lainnya, termasuk tersangka yang masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

"Ini masih dikembangkan, termasuk mencari penadah lainnya. Para tersangka dijerat dengan dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Kendaraan Bermotor dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,"ungkapnya.

Selain itu, tambah Kombes Pol Sumarno, pihaknya juga mengharapkan peran pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota untuk memasang CCTV, hal itu untuk menekan angka pencurian sepeda motor di Provinsi Aceh.

Karena, menurut dia, lokasi yang terpangsa CCTV tidak terjadi pencurian, hanya daerah yang tidak ada CCTV yang kerap terjadi pencurian sepeda motor. "Oleh karena itu, pihaknya sudah bekoordinasi dengan pemda terkait pemasangan CCTV di daerah yang rawan pencurian,"pungkasnya.

HIMBAUAN FORKAMPIDA ACEH
IKLAN CORONA pemrpov aceh