Sejumlah Alat Berat Kembali Diamankan   Dikawasan Tambang Ilegal di Nagan Raya

Sejumlah Alat Berat Kembali Diamankan   Dikawasan Tambang Ilegal di Nagan Raya
Foto: Istimewa

Nagan Raya, Acehbisnis.com - Setelah tujuh unit beko yang digunakan untuk menambang emas ilegal di Aceh Barat kemarin ditangkap tim gabungan Dit Reskrimsus Polda Aceh dan Polres Aceh Barat, kini Polres Nagan Raya juga beraksi.

Personel Sat Reskrim Polres Nagan Raya menggerebek lokasi penambangan emas ilegal di kawasan Gampong Blang Neuang, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, Senin (9/3/2020) kemarin.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno melalui Kasat Reskrim, AKP Fadhilah Aditya Pratama mengatakan, penggerebekan dilakukan pihaknya setelah menerima informasi dari masyarakat tentang kegiatan penambangan emas tanpa izin itu.

"Dalam penangkapan ini kita amankan tiga pekerja di lokasi penambangan," ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (11/3/2020) sore.

Ketiga pekerja tersebut yakni RS (40) dan DA (39) selaku operator asbuk serta JH (25) selaku operator indang yang merupakan warga Nagan Raya.

"Ada satu pekerja yang kabur saat penangkapan yakni SS (40) selaku operator beko, yang bersangkutan kini masih dicari bersama pemilik modal kegiatan tersebut," kata Kasat.

Ia menjelaskan, untuk menuju ke lokasi tambang emas ilegal itu, petugas harus menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 50 kilometer yang memakan waktu tiga jam perjalanan menggunakan mobil dan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama satu jam.

"Diamankan dua unit beko, dimana yang satunya dalam keadaan rusak, ini di lokasi berbeda dan diduga pemiliknya beda, lalu ada ambal penyaring, satu mesin asbuk dan satu botol yang isinya serbuk emas seberat 25 gram," ungkapnya.

Kini, para pelaku dan barang bukti masih diamankan di Mapolres Nagan Raya untuk diproses lanjut. Sejumlah pelaku lainnya yang terlibat juga masih dalam pencarian pihak kepolisian.

"Para pelaku dijerat Pasal 158 UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba (Pertambangan Emas Ilegal) tambah AKP Fadhilah Aditya Pratama.()

HIMBAUAN FORKAMPIDA ACEH
IKLAN CORONA pemrpov aceh