Rumah Pengelolaan Tiram Solusi Berdayakan Petani Tiram

Rumah Pengelolaan Tiram Solusi Berdayakan Petani Tiram
Hasil Produksi Petani Tiram di Alue Naga, Banda Aceh.(Foto: AcehBisnis)

Banda Aceh - Dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya para petani tiram di wilayah Kota Banda Aceh, Pemerintah setempat telah membagun Rumah Pengelolaan Tiram Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Rabu (12/2/2020).

"Dengan adanya rumah pengolahan tiram tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan potensi alam desa yang memang berada di pesisir Kota Banda Aceh itu sebagai pendapatan mereka,"kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di Banda Aceh.

Hal itu disampaikannya disela-sela peresmian Rumah Pengelolaan Tiram yang terletak di Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Turut hadir dalam kegiatan itu, Camat Syiah Kuala, Aulia R Dahlan , Keuchik Alue Naga, Faisal dan Plt Perkim, Rosdi.

Dalam kesempatan itu juga, Wali Kota turut menyerahkan bantuan berupa alat budidaya tiram, kartu dan santunan bencana, buku bacaan dan paket pelatihan.

Apalagi, ada 30 persen ibu-ibu disini mata pencahariannya itu adalah dari tiram, sehingga dengan adanya rumah pengolahan tiram sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para petani yang berada di daerah pesisir pantai.

Untuk itu, kata dia, Pemko sudah menginvestasikan dalam bentuk budidaya tiram dan mulai tahun ini sudah mulai dilaksanakan. "Oleh karena itu, Keuchik dan seluruh warga dapat memanfaatkan fasilitas gedung yang diberikan oleh Kementerian PUPR semaksimal mungkin".

"Selama ini prosesnya sederhana, setelah diambil dari sungai para petani tiram langsung menjualnya, namun kini berbeda, memanfaatkan teknologi kita mengolah tiram ini menjadi produk makanan lainnya seperti kerupuk tiram, nugget tiram dan makanan semacamnya, tentu harganya pun meningkat,"jelas Wali Kota Banda Aceh ini.

Dikatakannya, dengan adanya fasilitas ini maka akan menambah kesempatan kerja bagi warga lainnya, "Jadi disini akan ada yang mengambil, ada yang mengolah dan ada yang menjual, pendapatan warga juga semakin bertambah".

"Yang paling penting bagi saya adalah jangan lagi ada warga Alue Naga ini yang mengambil tiram ini dengan menyelam, kita bantu para warga ini dengan pemanfaatan teknologi, jadi lebih efektif intinya," ungkap Aminullah.

"Alhamdulillah, Pemko memberikan bantuan berupa jalan akses ke lokasi budidaya tiram, dermaga serta perahu untuk para petani tiram,"kata Keuchik Desa Alue Naga, Faisal disela-sela kegiatan tersebut di Banda Aceh.()

HIMBAUAN FORKAMPIDA ACEH
IKLAN CORONA pemrpov aceh