Rencana Pembangunan Tiga Jembatan Rangka Baja Terpaksa Diusulkan 2021

Rencana Pembangunan Tiga Jembatan Rangka Baja Terpaksa Diusulkan 2021
Foto Ist

Meulaboh, Acehbisnis.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat mengusulkan kembali anggaran pembangunan tiga jembatan rangka baja, yang tertunda prosesnya pada tahun ini kedalam tahun 2021. Perencanaan tiga jembatan tersebut akan diusulkan melalui Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Perubahan (RAPBK-P 2020).

Tiga jembatan rangka baja dimaksud yakni jembatan rangka baja Lango-lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, pembangunan rangka baja Geseu-Sipot, Kecamatan Sungai Mas, dan pembangunan rangka baja Krueng Manggi yang menghubungkan Panton Reu dan Pante Ceureumen, Aceh Barat.

Kadis Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Dr.Kurdi, ST, MT mengatakan tiga jembatan yang tertunda pelaksanaannya itu merupakan kegiatan prioritas yang telah direncanakan pada tahun 2021 ini.

" Sebenarnya lanjutan pembangunan jembatan tersebut kita lakukan tahun ini, karena pandemi Covid-19 terpaksa kita ditunda karena pengalihan anggaran kegiatan untuk penanganan Covid-19," kata Kurdi, Minggu (28/6/2020).

Dia mengatakan untuk pembangunan tiga jembatan tersebut menghabiskan anggaran 33 miliar dengan rincian untuk jembatan Krueng Manggi 9 miliar, untuk jembatan Gaseu-Sipot 18 miliar dan untuk Lango-Lawet membutuhkan anggaran 6 miliar.

Sebelum dilakukan usulan anggaran kebutuhan, kata dia, pembangunan ketiga jembatan tersebut dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang, pada perubahan tahun ini akan kita usulkan anggaran perencanaannya.

" Untuk anggaran perencanaan tiga paket itu pada RAPBK- P tahun 2020 ini kita ajukan sebesar 200 juta untuk tiga paket itu. Supaya lelang tahun 2021 bisa dilakukan diakhir tahun ini untuk kegiatan 2021," ungkapnya.

Untuk pembangunan jembatan Gaseu-Sipot, kegiatan pengadaannya sebesar 15 miliar, dan pada tahun ini Pemkab setempat telah mengalokasikan anggaran pengadaan rangka baja sebesar 5 miliar rupiah kebutuhan satu bentang

Dilanjutkan, untuk sisa kebutuhan pengadaan rangka baja akan dilakukan pada tahun 2021 dengan jumlah 10 miliar rupiah, sekaligus untuk kebutuhan pelaksanaan pemasangan sebesar 3 miliar rupiah.

" jika semua perencanaan ini disetujui tahun 2021 dan anggaran perencanaannya disetujui dalam perubahan maka akhir tahun 2021 atau awal tahun 2022 fungsionalnya telah dapat dilakukan," tandasnya.()

WTP Pemkab Pidie