PUPR Percepat Penanganan Jalan Penghubung Antar Desa di Pedalaman Aceh Barat

PUPR Percepat Penanganan Jalan Penghubung Antar Desa di Pedalaman Aceh Barat
Foto Ist

Meulaboh, Acehbisnis.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Daerah setempat mempercepat pengerjaan penanganan badan jalan penghubung antar desa pedalaman yang rusak akibat tergerus erosi di kawasan Kecamatan Pante Ceureumen.

Badan jalan penghubung antara Desa Sikundo dengan Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen itu diketahui rusak sebabkan oleh hantaman banjir sungai ditambah erosi sehingga menimbulkan longsor di sisi bagian pinggir jalan hingga membuat mobilisasi antara dua desa tersebut ikut terganggu karena sulit dilalui.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Kurdi, Rabu (3/6) mengatakan kerusakan badan jalan tersebut diupayakan akan segera tuntas pengerjaannya mengingat akses pedalaman tersebut masih sejak kejadian sulit dapat dilalui kendaraan. Ditambah saat musim hujan, maka sangat beriko khususnya roda empat.

Sejatinya, penanganan badan jalan secara sementara ini akan dipercepat penuntusan dari target awal, pasalnya dari jangka waktu 45 hari perencanaan akan dituntaskan dalam waktu 30 hari terhitung paska kejadian tersebut.

Menurutnya, akses jalan pedalaman ini perlu dilakukan penanganan cepat oleh pemerintah mengingat banyak warga sana membutuhkan jalur jalan tersebut agar segera diperbaiki, karena melalui jalur tersebut adalah akses utama mobilisasi mereka, baik menuju desa maupun ke pusat kecamatan.

“ Insya allah, pada tahap timbunan jalan bisa siap dengan lama dua hari, sementara brojong hampir juga hampir siap, sekitar delapan hari lagi siap 100 persen. Kalau anggaran, kita gunakan dana rutin PUPR dengan pagu 180 juta,” kata Kurdi.

Selain itu, katanya, untuk tangani bagian kerusakan pihaknya saat ini membuat bronjong baru sepanjang 30 meter pada titik tersebut meski kebutuhannya dibutuhkan sekitar 120 meter. Namun sisanya diupayakan akan dilanjutkan pada tahun 2021 mendatang, yaitu sekitar 90 meter lagi.

“ Tahun depan kita upayakan tambahan bronjong lagi dan sifat penanganannya secara permanen, kalau perbaikan yang kita lakukan saat ini sifatnya sementara. Tujuannya, agar mobilisasi warga disana bisa lebih lancar lagi tanpa ada hambatan,” tandasnya. ()

WTP Pemkab Pidie