Promosikan Wisata, Puluhan Wartawan Banda Aceh Gelar Camping Wisata ke Aceh Tengah

Promosikan Wisata, Puluhan Wartawan Banda Aceh Gelar Camping Wisata ke Aceh Tengah
Foto: Aceh Bisnis

Banda Aceh - Komunitas Pewarta Kutaraja yang terdiri dari puluhan orang wartawan media massa seperti media cetak, online dan elektronik mengadakan kegiatan Bagian tengah Aceh, tepatnya di kawasan Takengon dan Bener Meriah sejak tanggal 18 hingga 20 Oktober 2019 kemarin.

Dengan mengangkat tema 'Pewarta Kutaraja Vekesyen, puluhan jurnalis ini mengeksplorasi keindahan kota dingin Takengon dan Bener Meriah.

Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk mewujudkan dukungan dan promosi destinasi wisata di deretan Tanoh Gayo lewat video hingga tulisan yang nantinya akan dipublikasikan oleh Komunitas Pewarta Kutaraja melalui media masing-masing.

Ketua Panitia Pelaksana, T Dedi Irawan mengatakan, setidaknya sekitar 35 orang wartawan di berbagai media massa, baik internasional, nasional dan lokal ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

"Mereka mengeksplore mulai dari kebun kopi, obyek wisata Pantan Terong, Danau Lut Tawar, Buntul Runtis, menikmati keseruan rafting di Lukup Badak, Takengon dan segala macam kuliner," katanya Senin (21/10/2019).

Tak hanya itu, Komunitas Pewarta Kutaraja juga merasakan sensasi camping bermalam di tenda, tepatnya di pinggir Danau Lut Tawar. Saat pagi hari, jelas Dedi, mereka berkeliling danau menggunakan perahu milik nelayan setempat, dengan harga sewa Rp 10 ribu per orang dan langsung bisa menikmati keindahan deretan gunung dan perbukitan yang hijau mengitari danau.

"Ini langkah awal kita untuk memperkenalkan keindahan Takengon, Aceh Tengah, termasuk dataran tinggi Gayo sekitar kepada banyak orang. Kita juga mendorong agar potensi wisata ini dikenal turis lokal maupun International," ungkapnya.

Wartawan di salah satu media nasional ini juga menjelaskan, agenda liburan Pewarta Kutaraja ini sudah berlangsung yang keempat kali. Akan tetapi, kali ini yang begitu spesial karena menempuh jarak yang cukup jauh dari kota Banda Aceh.

Kedepan, kegiatan ini tak hanya dilakukan di Takengon saja, tetapi Komunitas Pewarta Kutaraja akan mengeksplore keindahan tersembunyi yang ada di Aceh. "Kedepan kita akan explore lagi daerah yang memiliki potensi wisata di Aceh," ujar Dedi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin mengatakan, Pemerintah Aceh terus berupaya meningkatkan promosi pariwisata di kawasan tengah Aceh, termasuk menggelar berbagai kegiatan tahunan baik tingkat regional, nasional dan juga internasional.

"Pemerintah Aceh juga terus meningkatkan sarana prasarana pendukung sektor wisata sehingga dapat memudahkan akses dan memberikan kenyamanan kepada seluruh pelancong," katanya.

Jamaluddin pun mengapresiasi niat baik para pewarta dari Banda Aceh untuk mempromosikan nilai-nilai wisata di Aceh Tengah. Langkah itu, dinilai sangat membantu Pemerintah Aceh yang saat ini sedang gencar memperkenalkan wisata Aceh guna menarik minat para wisatawan lokal, nasional maupun mancanegara untuk menikmati keindahan alam di kota dingin itu.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada para awak media yang selama ini masih terus semangat dan membantu pemerintah memperkenalkan wisata Aceh ke dunia," kata Jamaluddin.

Ia berharap, dengan banyaknya promosi wisata ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Aceh Tengah, sehingga akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi rakyat.

Selain itu, jika tingkat kunjungan wisatawan meningkat, maka secara otomatis pendapatan daerah baik pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi juga semakin tinggi dari sektor pariwisata, karena pihaknya sangat membutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua stakeholder yang ada di Aceh.

"Kita sangat berharap, wisata Aceh menjadi target dan pilihan kunjungan para wisatawan menghabiskan waktu liburannya. Ini pasti akan terwujud jika kita membangun secara bersama-sama," harap Jamaluddin.

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani juga menyampaikan apresiasi kepada awak media yang tergabung dalam Pewarta Kutaraja yang telah ikut serta membantu mempromosikan pariwisata di kawasan tengah Aceh.

Menurutnya, promosi yang dilakukan lewat media akan berdampak penting dalam mendukung meningkatkan kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri untuk melancong ke Aceh.

"Kami menargetkan dengan potensi wosata yang akan di wilayah tengah Aceh khususnua Bener Meriah dan Aceh Tengah akan mampu meningkatkan kunjungan wisman di masa mendatang," tambahnya.()