Polisi Tahan Tersangka Pengeroyokan Wartawan di Aceh Barat

Polisi Tahan Tersangka Pengeroyokan Wartawan di Aceh Barat
Foto: Istimewa

Meulaboh - Kasus dugaan penganiayaan (pengeroyokan) yang menimpa salah satu wartawan media Antara di Aceh Barat yakni T Dedi Iskandar terus bergulir.

Polres Aceh Barat pun akhirnya menetapkan dua orang tersangka yakni Akrim dan Erizal serta melakukan penahanan. Keduanya ditahan setelah polisi menemukan alat bukti yang cukup.

Hal ini dibenarkan Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito dan Kabid Humas, Kombes Pol Ery Apriyono saat dikonfirmasi Rabu (26/2/2020).

Bahkan, hal ini juga diakui Kapolres Aceh Barat, AKBP Andriyanto Argamuda dan Kasat Reskrim, Iptu M Isral yang dikonfirmasi secara terpisah.

"Benar, sejak Minggu kemarin," kata Kapolres Aceh Barat secara singkat melalui pesan Whatsapp.

Selain Akrim dan Erizal, sebelumnya polisi juga menetapkan status tersangka kepada Darman dan Umur.

Wakapolres Aceh Barat, Kompol Zainudin mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa kwitansi, pakaian, rekaman CCTV dan lainnya.

"Ada empat orang tersangka, untuk ancaman 5 tahun enam bulan penjara, Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan Bersama-sama,"pungkasnya.

HIMBAUAN FORKAMPIDA ACEH
IKLAN CORONA pemrpov aceh