Polisi Bubarkan Warga yang Nongkrong di Cafe dan Warkop

Polisi Bubarkan Warga yang Nongkrong di Cafe dan Warkop
Foto: Istanjoeng

Aceh Timur, Acehbisnis.com - Polisi, TNI, dibantu Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol-PP dan WH) Aceh Timur, Jum'at (27/3/2020) malam membubarkan pengunjung cafe dam warung kopi di Kecamatan Madat, Kabupaten setempat.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro melalui Kapolsek Madat Ipda Lutfi Arinugraha Pratama mengatakan, pembubaran itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona atau covid -19 di wilayah Aceh Timur.

Dalam kegiatan tersebut, personil TNI/Polri dan Satpol-PP/WH didampingi Camat Madat dengan mengunakan pengeras suara meminta pengunjung agar segera pulang dan tidak berkumpul lagi di caffe cafe yang dapat menimbulkan dan mudah penyebaran covid 19.

"Kami meminta kepada warga untuk tidak lagi berkumpul. Kalau ingin membeli makanan dan minuman mohon jangan dikonsumsi di tempat, tapi dibawa pulang. Dan tidak boleh berkumpul atau nongkrong lagi di cafe atau warung warung,"pinta Ipda Lutfi.

Selain pengunjung, Polisi juga menegur para pemilik usaha agar tidak melayani pelanggan yang duduk berlama-lama di cafe.

"Namun jika nantinya ada pelanggan yang mau membeli makanan atau minuman boleh dilayani, tapi dengan  dibawa pulang kerumah,"kata dia.

Ia juga menyatakan, bahwa iimbauan itu dilakukan semata mata untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang berpotensi terjadi di pusat keramaian dan perkumpulan, sesuai dengan himbauan pemerintah.

"Jika nantinya ada warga yang pulang merantau dari luar daerah dan di perantauan agar segera melapor kepada perangkat desa, ataupun isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 2 minggu,"jelas dia.

Menurut dia, kalau tidak ada gejala sesuatu yang menyangkut dengan virus covid 19 maka diperbolehkan beraktifitas diluar rumah seperti biasa.

"Kita harus saling menjaga sebelum terjadi hal yang tidak kita inginkan, mari kita jaga jarak untuk sementara waktu sesuai dengan imbauan pemerintah" ujar Kapolsek yang di dampingi Camat beserta Daramil Madat.

Sementara itu, Camat Madat Muchtaruddin menjelaskan, pihak Muspika sudah pernah melakukan sosialisasi pencegahan virus covid-19 kepada seluruh kepala desa (Keuchik) dan perangkat gampong.

"Sudah pernah kita berikan sosialisasi dan kita sampaikan melalui Keuchik beserta seluruh perangkat gampong. Penyemprotan cairan Disinfectant juga sudah pernah kita lakukan, ini kita lakukan sesuai perintah demi untuk keselanatan dan kesehatan bersama" pungkas Muchtaruddin.

Setelah dilakukan himbauan tampak seluruh pengunjung berangsur angsur mulai meninggalkan warung sehingga suasana mulai sepi, kegiatan berjalan aman dan lancar.()