Polisi Amankan 35 Kg Sabu dalam Kotak Ikan di SPBU Geudong

Polisi Amankan 35 Kg Sabu dalam Kotak Ikan di SPBU Geudong
Barang bukti sabu.(Ist)

Banda Aceh - Kemarin, dunia maya sempat heboh lantaran beredarnya video rekaman tentang penangkapan bandar sabu di SPBU Geudong, Aceh Utara. Benar saja, penangkapan itu membuahkan hasil yang fantastis.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada melalui Dir Resnarkoba, Kombes Pol Rudi Ahmad Sudrajat mengatakan, penangkapan dilakukan terhadap tiga orang yang terlibat dalam penyelundupan sabu asal Malaysia sejak Selasa dan Rabu kemarin.

Dimana, polisi mengamankan dua kotak ikan berisikan 35 kilogram sabu dalam kemasan teh Cina di sebuah mobil Grand Max bernomor polisi BK 9579 DD serta tiga buah handphone sebagai alat bantu.

"Pelaku yang ditangkap HS alias Saini (43) dan MB alias Basyir (31), warga Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara serta MH alias Amat (35), warga Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur," ujarnya Kamis (27/2/2020).

Penangkapan ini berawal dari informasi yang diperoleh Sat Resnarkoba Polres Aceh Tamiang pada Selasa (25/2/2020) kemarin tentang adanya penyelundupan sabu dari Malaysia menggunakan kapal motor melalui jalur laut dan akan dikirim ke Kecamatan Geudong, Aceh Utara menggunakan sebuah mobil.

"Tim selanjutnya mengikuti mobil itu sampai ke sebuah SPBU di Kecamatan Geudong, Aceh Utara. Mobil terlihat diparkirkan disana, tak selang berapa lama dua pelaku datang menggunakan mobil Grand Max dan memindahkan dua kotak ikan berisi sabu," ungkapnya.

Saat pemindahan muatan itulah, keduanya langsung disergap polisi dan diamankan ke Mapolres Aceh Utara untuk diperiksa lanjut.

"Kedua pelaku mengaku, mereka disuruh oleh bosnya yang berdomisili di Malaysia melalui handphone untuk menerima sabu itu dan dibagikan kepada para pemesan yang ada di Aceh dan Medan, Sumatera Utara," kata Direktur.

Saat melakukan pengembangan kasus, polisi kembali menangkap satu tersangka lain yakni MH alias Amat yang berperan sebagai pemesan barang haram tersebut.

"Saat ini tim opsnal sedang melakukan pengembangan terhadap pemesan sabu lainnya," tambah Kombes Pol Rudi Ahmad Sudrajat.()