Pertamina-Bank Syariah Jalin Kerjasama Pembayaran Penjualan Produk di Aceh

Pertamina-Bank Syariah Jalin Kerjasama Pembayaran Penjualan Produk di Aceh
Pertamina-Bank Syariah Jalin MoU Pembayaran Penjualan Produk di Aceh.(Foto: Aceh Bisnis)

Banda Aceh - PT Pertamina (Persero) menjalin kerja sama dengan Bank Syariah yang beroperasi di Provinsi Aceh untuk pembayaran atas penjualan produk perusahaan tersebut.

"Kerjasama tersebut dilakukan dengan tiga bank yaitu Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, serta Bank BNI Syariah,"kata Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Emma Sri Martini disela-sela penandatanganan kerja sama dengan Bank Syariah di Banda Aceh, Senin (17/02/2020).

Ia juga menjelaskan, penandatanganan kerja sama pembayaran produk Pertamina melalui bank syariah merupakan bagian dari implementasi Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah.

Selama ini, kata dia, Pertamina menerima pembayaran konsumen melalui bank konvensional. Oleh karena itu, dengan adanya Qanun Aceh ini, maka pembayaran penjualan produk dilakukan di bank syariah.

"Ini upaya kami untuk mempermudah konsumen melakukan transaksi ekonomi berdasarkan prinsip Syariah. Meskipun Pertamina bukan merupakan lembaga keuangan,"papar dia.

Lebih lanjut, Emma menambahkan, bahwa kerja sama dengan perbankan syariah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung kebijakan Pemerintah Aceh dalam memberikan pelayanan secara syariah.

Sementara ketiga bank syariah tersebut telah berhasil melakukan uji coba sistem host to host untuk penerimaan hasil penjualan melalui sistem MySAP di Pertamina. "Keseluruhan tahapan direncanakan dapat siap beroperasi sampai dengan akhir tahun 2020 dan Ini lebih cepat dari tenggat waktu tahun 2021 yang dipersyaratkan Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018,"jelas dia.

"Kami akan terus meningkatkan pelayanan secara berkesinambungan dan melayani seluruh masyarakat dengan sepenuh hati,"ungkap Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) ini.

Sementara itu, SVP Corporate Finance PT Pertamina (Persero), Sjahril Rachmad Atas mengatakan, kerja sama pembayaran produk Pertamina melalui Perbankan syariah tersebut untuk produk BBM dan elpiji.

"Kerja sama ini juga tidak tertutup kemungkinan untuk seluruh produk pertamina dan untuk saat ini kita lakukan untuk BBM dan elpiji,"ujar Sjahril dalam kesempatan tersebut.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyambut baik penandatanganan kerja sama PT Pertamina dengan perbankan syariah untuk pembayaran atas penjualan produk perusahaan tersebut.

Menurut dia, kerjasama tersebut akan menjadi energi baru yang positif dalam percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi mikro di Banda Aceh dan Aceh secara umum.

Ia juga mengapresiasi Pertamina yang telah menindaklanjuti lebih cepat amanah dari Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS).

"Dengan lahirnya Qanun ini, semua transaksi keuangan di Aceh harus berkonsep syariah. Dan semua lembaga keuangan, baik Perbankan, Koperasi, Asuransi dan sejenisnya harus dikonversi ke sistem syariah paling telat awal 2021. Tapi Pertamina lebih cepat mendukung Qanun ini. Ini perlu kita apresiasi,"papar Aminullah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Gubernur Aceh, Mahyuzar, Direktur Bisnis Komersil BRI Syariah, Kokok Alun Akbar, Direktur Bisnis SME dan komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati, Direktur Wholesale Banking Directorate Bank Syariah Mandiri, Kusman Yandi, Sales Area Manager Retail Aceh, Ferry Pasalini dan pimpinan perbankan dan pejabat PT Pertamina.()