Perbaikan Jembatan Sei Babirah untuk Memudahkan Warga Mendistribusikan Hasil Pertanian

Perbaikan Jembatan Sei Babirah untuk Memudahkan Warga Mendistribusikan Hasil Pertanian

Sampit - Proses perbaikan jembatan Sei Babirah di Desa Babirah, Kecamatan Pulau Hanaut yang merupakan salah satu sasaran kegiatan fisik dalam program TMMD Reguler ke-109 juga menunjukkan perkembangan yang pesat. Jika sebelumnya beberapa bagian jembatan yang materialnya rusak sudah dilakukan pembongkaran, kini Satgas TMMD mulai mengecat pagar jembatan tersebut.

Dibandingkan dengan dua jembatan lainnya yaitu jembatan Handil Gayam dan Handil Samsu, kondisi jembatan Sei Babirah tergolong masih dalam kondisi yang lebih baik. Sebagian besar material jembatan masih dalam kondisi baik, sehingga rehab jembatan ini hanya dilakukan pada bagian yang mengalami kerusakan saja.

Kondisi pagar pengaman jembatan yang masih bagus tidak dibongkar dan dilakukan pengecatan untuk membuatnya lebih cantik. Jembatan Sei Babirah ini memiliki panjang sekitar 42 meter dengan lebar sekitar 3,80 meter. Keberadaan jembatan ini sangat vital untuk menunjang aktivitas warga Desa Babirah.

"Kita harapkan dengan rehab jembatan di dua desa ini akan membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga. "Kami ingin kegiatan TMMD ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,"kata Komandan Kodim 1015/ Sampit, Letkol Czi Akmad Safari, SH, Rabu (30/9/2020).

Ia menyatakan, Desa Bapinang Hilir maupun Desa Babirah terkenal dengan hasil pertanian seperti beras, kelapa, durian dan beberapa jenis buah-buahan lainnya.

"Dengan dilakukannya rehab jembatan diharapkan distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga akan semakin meningkat,"harap Letkol Czi Akmad Safari.(*)