Peras Kepala Desa Rp 70 Juta, Polisi Tangkap Dua Anggota LSM di Aceh Singkil

Peras Kepala Desa Rp 70 Juta, Polisi Tangkap Dua Anggota LSM di Aceh Singkil
Foto: Istimewa

 Banda Aceh, Acehbisnis.com - Sat Reskrim Polres Aceh Singkil mengamankan dua anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aceh Singkil yang melakukan pemerasan terhadap seorang kepala desa di Aceh Singkil, Selasa (12/5/2020) kemarin.

Keduanya ditangkap di kawasan Gampong Mandumpang, Kecamatan Suro, Aceh Singkil setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan dari korbannya yang tak lain adalah Kepala Desa Ketangkuhan, Kecamatan Suro yakni Irwan Berutu (31).

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, dua pelaku yang ditangkap yakni HS (31) serta IE (31). Polisi pun menyita barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 50 juta, mobil serta handphone dalam kasus ini.

"Berawal dari pelaku IE menghubungi korban selaku kepala desa pada 28 April lalu, saat itu IE mengatakan bahwa dirinya ada masalah pribadi dengan korban yang harus diselesaikan sehingga mereka bertemu," ujarnya Rabu (14/5/2020).

Saat keduanya bertemu di Kantor Camat Surp, IE mengaku bahwa dirinya memiliki dokumen tangkap layar (screenshot) tak senonoh antara korban dengan wanita. Pelaku pun mengancam akan membesarkan masalah itu jika tidak diselesaikan dengan cara yang ditentukan.

"Penyelesaian yang dimaksud kedua pelaku ini adalah dengan meminta sejumlah uang, dimana mereka meminta uang korban sebesar Rp 70 juta untuk meredam persoalan itu," kata Direktur.

Saat itu, korban hanya menyerahkan uang senilai Rp 15 juta dan sisanya akan menyusul senilai Rp 55 juta dengan jaminan tiga buah BPKB motor. Uang senilai Rp 55 juta ini pun lalu ditagih kedua pelaku pada 4 Mei lalu kepada korban.

"Korban merasa janggal dan merasa diperas akhirnya membuat laporan ke Polres Aceh Singkil sehingga ditindaklanjuti dan kedua pelaku ditangkap tanpa perlawanan dalam sebuah mobil saat korban menyerahkan uang sisa yang dijanjikan," ungkap Agus.

Atas perbuatannya, saat ini HS dan IE masih mendekam di Mapolres Aceh Singkil dan dijerat dengan Pasal 368 ayat (1) Jo Pasal 369 ayat (1) Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1e dari KUHPidana tentang Pemerasan.

"Kasus ini masih ditangani lanjut Satu Reskrim Polres Aceh Singkil dam sudah dilakukan konferensi pers tadi," tambah Kombes Pol Agus Sarjito yang sebelumnya menjabat sebagai Dir Resnarkoba Polda Aceh.