Pengusaha Minta Menteri yang Tak Capai Target untuk Mundur

Pengusaha Minta Menteri yang Tak Capai Target untuk Mundur
Foto: Andhika Prasetia-detikcom

Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Roy Nicholas Mandey mengatakan para menteri-menteri yang hari ini baru saja dilantik harus memiliki rasa berani dan malu. Berani menerima tantangan dan malu jika tak mampu menacapai target.

Hal itu dia utarakan dalam sebuah acara diskusi bertajuk Asa Untuk Kabinet Baru, di hotel Milenium, Jakarta, Rabu (23/10).

"Untuk kabinet Indonesia Maju, selamat bekerja. Berani jadi menteri tapi harus jadi malu jadi menteri kalau gak capai target dan lain-lain," kata dia.

Roy menjelaskan, di situasi seperti sekarang ini seorang menteri harus berani mengambil dan menghadapi tantangan apapun dan malu jika tidak melakukannya dengan benar.

"Malu artinya bersedia mundur, bersedia diganti dan seterusnya supata perubahan itu harus terjadi," tegasnya.

Dia meyatakan para pengusaha tentu saja tidak ingin mengalami kebangkrutan dan kemunduran. Oleh karena itu pengusaha menaruh harapan tinggi pada menteri-menteri kabinet Indonesia Maju tersebut.

"Kami pelaku usaha tidak ada yang ingin bangkrut, semuanya harus optimis terhadap kondisi. Ini perlu dipupuk oleh koalisi Indonesia Maju. Banyak aturan yang belum selesai, ini harus selesai, buktikan. Perubahan itu harus terjadi," tutupnya.