Pemutihan Kendaraan Bermotor di Aceh Diperpanjang Hingga 23 Desember

Pemutihan Kendaraan Bermotor di Aceh Diperpanjang Hingga 23 Desember

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Pemerintah Aceh kembali memperpanjang bea balik nama dan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor di Provinsi itu hingga 23 Desember 2020.

Sebelumnya, batas perpanjangan bea balik nama dan penghapusan denda pajak ranmor berakhir pada 15 Oktober 2020. Namun, kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih akibat pandemi Covid-19, maka diperpanjang hingga akhir tahun.

Perpanjangan tersebut bedasarkan Peraturan Gubernur Aceh nomor 24 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas peraturan Gubernur Aceh nomor 11 tahun 2020, tentang pembebasan atau keringanan biaya balik nama kendaraan bermotor kedua dan pajak kendaraan bermotor serta denda biaya balik nama kendaraan bermotor dan denda pajak kendaraan bermotor.

"Peraturan Gubernur ini berlaku sampai dengan 23 Desember 2020,"kata Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol. Dicky Sandoni, Jum'at (16/10/2020) di Banda Aceh.

Maka mulai Senin depan, kata dia, masyarakat Aceh akan menikmati kembali keringanan bea balik nama dan denda pajak kendaraan bermotor.

"Silahkan masyarakat yang masih menggunakan Non BL bisa mutasikan kendaraan ke BL. Karena dengan menggunakan BL, kita ikut berpartisipasi membangun Aceh,"ungkap Dirlantas Polda Aceh.

Dikatakannya, sejak diberikan keringan tanpa biaya bea balik nama selama 6 bulan, ada penambahan jumlah kendaraan bermotor di Aceh dari Non BL ke BL, dengan jumlah 5149 kendaraan bermotor.

"Hal ini, akan menguntungkan rakyat aceh, karena pajak kendaraan bermotor di tahun 2021 akan bertambah. Pajak kendaraan bermotor salah satu penyumbang terbesar pendapatan di Aceh,"pungkas Kombes Pol. Dicky Sandoni.