Pemko-BMPD Aceh Subsidi Rp50.000 untuk Paket Sembako yang Dijual di Pasar Murah

Pemko-BMPD Aceh Subsidi Rp50.000 untuk Paket Sembako yang Dijual di Pasar Murah
Foto: Istimewa

Banda Aceh, Acehbisnis.com - Pemerintah Kota Banda Aceh bersama  Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Aceh memberikan subsidi Rp50.000 untuk paket sembako yang dijual di pasar murah yakni dari Rp150 ribu per paket menjadi Rp100 ribu per paket.

Ketua BMPD Aceh, Zainal Arifin Lubis mengatakan, tujuan digelarnya pasar murah ini untuk menstabilkan harga kebutuhan menjelang lebaran Idul Fitri dan juga menjaga inflasi di Banda Aceh khususnya dan Aceh umumnya.

Pada kegiatan pasar murah ini, kata Zainal Arifin yang juga sebagai Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh, pihaknya mengalokasikan sebanyak 1.500 paket untuk membantu masyarakat di Kota Banda Aceh menjelang lebaran.

“Kegiatan pasar murah ini akan sangat berdampak untuk menekan kenaikan harga di pasaran termasuk juga untuk menjaga laju inflasi,”ujar Zainal Arifin Lubis di sela-sela pelaksanaan pasar murah daring yang dibuka langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman di Banda Aceh, Rabu (20/05/2020).

Menurut dia, untuk pelaksanaan tersebut harus dilakukan dengan tepat yakni sesuai dengan waktu dan juga tempat pelaksanaanya. “Waktu yang digelar saat ini sangat tepat, sebab sudah menjadi kebiasaan harga kebutuhan naik menjelang lebaran dengan adanya pasar murah ini dapat menstabilkan harga di pasar,”jelas Zainal Arifin.

Untuk itu, Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau me jelang lebaran dan pandemi COVID-19.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 4.500 paket sembako untuk pasar murah daring yang terdiri dari 3.000 dari Pemko Banda Aceh dan 1.500 dari BMPD Aceh.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan pasar murah ini karena harga yang dijual sangat terjangkau dan mendapat subsidi Rp50 ribu,”jelas Aminullah dalam kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, dengan pelaksanaan pasar murah daring tersebut dapat menstabilkan harga kebutuhan pokok dan juga menekan laju inflasi di Kota Banda Aceh.

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan program ini karena ada sekitar 1.000 kupon lagi yang masih tersedia,”terangnya.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, Muhammad Nurdin mengatakan pasar murah tersebut menyiapkan lima kebutuhan pokok masing-masing beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, tepung terigu 1 kilogram dan telur ayam ras 10 butir.

Ada pun untuk subsidi yang diberikan terdiri beras kualitas premium disubsidi Rp5 ribu per kilogram, gula pasir Rp5 ribu per kilogram, minyak goreng Rp3 ribu per liter, tepung terigu Rp4 ribu per liter dan telur disubsidi Rp5 ribu per pack isi 10 butir.

Ia menjelaskan kegiatan pasar murah tersebut di pusatkan di lima titik yakni di toko Permata Bunda Punge Jurong, Lampriet, Jeulingke, Lamteumen dan Mizi Toserba di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, Pimpinan Wilayah BRI Aceh, Handaru Sakti, Kanwil Aceh Bank Mandiri, Andre Antoni, Pimpinan BNI Syariah Cabang Banda Aceh, Zul Irfan, Pimpinan BRI Syariah Cabang, Banda Aceh, Firmansyah  dan perwakilan perbankan lainya.()