Pelaku Penambang Emas Ilegal Dibekuk Polisi, Sejumlah Pelaku Lain Diburu

Pelaku Penambang Emas Ilegal Dibekuk Polisi, Sejumlah Pelaku Lain Diburu

Meulaboh, Aceh Bisnis - Polisi Resort (Polres) Aceh Barat berhasil mengamankan seorang pria inisial IM (32) yang diduga pelaku penambang emas ilegal menggunakan alat berat berinisial IM (32). Sementara sejumlah pelaku lain termasuk pemilik alat alat masih diburu polisi setempat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda melalui Kabag Ops AKP Ikmal, Rabu (16/9) mengakui saat dilakukan penegakan hukum berupa penangkapan terhadap pelaku di lokasi penambangan terdapat pekerja lain, tetapi mereka berhasil melarikan diri dari sergapan polisi.

“ Ada lima orang lagi yang melarikan diri. Pemilik alat berat juga belum kita ditemukan dan akan segera dicari untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Kawasan pedalaman di Aceh Barat memiliki aliran sungai yang hingga kini masih marak adanya penambangan emas secara manual maupun menggunakan alat berat, namun setiap dilakukan operasi atau patroli para pelaku kejahatan lingkungan menghilang.

Polisi berhasil menangkap seorang pelaku, berikut dengan barang bukti berupa 1 unit alat berat exavator beko merek komatsu PC200 bewarna kuning. Alat berat tersebut kini sudah di amankan di Polsek Mereubo hasil operasi pada 11 September 2020 kemarin.

“ Keberadaan tambang emas ilegal di sana memang ada, namun saat dilakukan patroli jarang ditemukan. Tetapi upaya penegakan hukum akan terus kita lakukan, terus kita awasi dan menangkap apabila kita ditemukan,” terangnya.

Dia menyebutkan, barang bukti disertai satu kotak putih plastik berisikan emas yang bercampur pasir, tiga lembar karpet warna hijau yang digunakan dan satu buat alat indang emas terbuat dari kayu.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan pasal 158 UU.RI.No 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 100 miliar. ()