Pasca Lebaran, Dandim 0110/Abdya Jaring Prajurit Gendut

Pasca Lebaran, Dandim 0110/Abdya Jaring Prajurit Gendut
Pasca Lebaran, Dandim 0110/Abdya Jaring Prajurit Gendut.(Istimewa)

Blangpidie, Aceh Bisnis - Komandan Kodim  0110/Aceh Barat Daya (Abdya) Letkol Inf Arip Subagiyo kembali melakukan pengecekan prajuritnya terutama yang berat badan lebih (Gendut) di Makodim setempat.

Kegiatan ini bertujuan agar tubuh mereka ramping dan sehat, sehingga saat melaksanakan tugas bisa bergerak lebih sigap.

Pengecekan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fisik anggota Kodim 0110/Abdya. Setelah dilakukan pengecekan, terjaring 46 personel yang memiliki badan gendut (Overweight). Mereka wajib menjalani program pengendalian berat badan. Overweight adalah kondisi berat badan seseorang melebihi berat badan normal pada umumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo mengatakan, bagi personel yang memiliki badan gendut harus mengikuti program pengendalian berat badan, dan ini merupakan tindak lanjut dari program TNI Angkatan Darat guna memperbaiki performa personil TNI yang mengalami kegemukan.

"Saat dilakukan pengecekan berat badan anggota yang paling besar mencapai 101 kilogram. Program ini wajib di ikuti oleh anggota yang tergolong gendut, supaya badan mereka lebih ramping dan lebih sehat sehingga siap dan sigap dalam melaksanakan tugas,"ucap Dandim. 

Menurutnya, upaya ini juga untuk memperbaiki kesehatan anggota dengan berolahraga. Dalam program penurunan berat badan tersebut seluruh personel gendut ini akan melaksanakan pembinaan fisik lebih, seperti lari dan senam penurunan berat badan hal ini sudah dilakukan semenjak awal Januari 2021. Berawal dari 63 orang dan sekarang yang tersisa 46 orang prajurit.

"Intinya, agar tubuh mereka ramping dan sehat, sehingga saat melaksanakan tugas bisa bergerak lebih sigap. Program ini sangat positif dampaknya, dan tujuan akhirnya adalah prajurit gendut tadi dapat memiliki postur tubuh yang ideal,"sebut Arip. 

Dandim juga meminta keikhlasan anggota yang masuk program penurunan beran badan dan sadar diri terhadap kondisi fisiknya saat ini, karena demi kebaikan dirinya sendiri, khusunya dalam hal kesehatan. Ia juga berharap program tersebut tidak hanya dilakukan di kantor, namun juga dilaksanakan di rumah masing-masing.