Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 11 September 2020

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 11 September 2020
Karyawati menghitung uang rupiah dan dollar AS di salah satu bank di Jakarta, Kamis (10/9/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Jakarta, Aceh Bisnis - Nilai tukar rupiah diperkirakan bisa terus melemah seiring sentimen negatif dari rencana pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta mulai 14 September 2020 mendatang.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 0,38 persen atau 56 poin menuju Rp14.855 per dolar AS pada perdagangan Kamis (10/9/2020). Rupiah justru menjadi mata uang terlemah di Asia di saat mayoritas mata uang menguat akibat koreksi dolar AS.

Rupiah hanya ditemani dolar SIngapura dan yuan China yang masing-masing terkoreksi 0,08 persen. Adapun, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan dolar AS di hadapan sekeranjang mata uang utama bergerak melemah 0,05 persen ke level 93,206.

Pelemahan rupiah kemarin sejalan dengan tekanan terhadap pasar modal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 5 persen. Indeks jeblok menyusul pengumuman Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan menerapkan PSBB total pada 14 September 2020.

Managing Director and Head of Equity Capital Market PT Samuel International Harry Su mengatakan PSBB akan memukul perekonomian nasional. Dia menyebut, Jakarta menyumbang sekitar 17,5 persen dari total PDB Indonesia sehingga penerapan PSBB total di ibukota akan berdampak besar.

“Penerapan kembali semi-lockdown di ibukota akan niscaya menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi, saham dan rupiah,” tutur dia.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim sebelumnya mengatakan menilai kebijakan PSBB dapat membawa rupiah turun ke level terendah.

“Rupiah bisa ke Rp17.000 per dolar AS,” ujar Ibrahim, Rabu (9/9/2020).

Sumber:Bisnis.com