Niat Membakar Rekaman CCTV, Malah Kantor yang Bappeda Terbakar

Niat Membakar Rekaman CCTV, Malah Kantor yang Bappeda Terbakar
Foto: Istimewa

Bireuen, Aceh Bisnis - Hingga kini Sat Reskrim Polres Bireuen melanjutkan memproses kasus pembakaran ruang Bappeda Kantor Bupati Bireuen yang berada di kawasan Kecamatan Kota Juang yang terjadi pada 8 Maret kemarin.

Polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi diantaranya warga yang mengetahui kebakaran tersebut yang tinggal di sekitar kantor bupati, petugas Satpol PP yang piket serta penjual bensin.

Hal ini dikatakan Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat melalui Kasat Reskrim, AKP Fadhilah Aditya Pratama, Minggu (14/3/2021) sore saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

"Oh ya bang perkembangannya sudah diperiksa semua saksi-saksi, kita juga mau ke Labkrim bang untuk uji lab (laboratorium) barang bukti pembakaran. Saksi yang diperiksa ada satu warga yang rumahnya sekitar kantor bupati, seorang anggota Satpol PP yang piket, seorang penjual bensin," ungkapnya.

Baca juga: Kantor Bupati Bireuen Terbakar, Polisi Tangkap Terduga Pelaku 

Motif pembakaran dilakukan pelaku yakni HD (40), PNS, warga Kecamatan Kuala, Bireuen, karena dirinya berniat merusak rekaman CCTV dengan cara dibakar. Pasalnya, CCTV di ruang itu telah merekam aksinya yang mencuri enam unit laptop dan dua kamera digital di ruang itu.

"Pencurian dilakukan pada hari Minggu kemarin, jadi karena yang bersangkutan baru sadar aksinya terekam CCTV maka dari itu Senin pagi dia berencana untuk membakar CCTV. Kasus ini ditangani terpisah antara kasus pencurian dan pembakaran, dia mencuri karena faktor ekonomi, barang bukti curian sudah kita amankan," jelas Kasat.

Saat ditanya lebih lanjut, mantan Kasat Reskrim Polres Nagan Raya ini mengatakan, aksi pencurian yang dilakukan HD tak diketahui siapapun. Apalagi, saat itu petugas jaga (piket) tengah tertidur.

"Hingga saat ini kasus tersebut masih ditangani lebih lanjut," tambah pria yang sebelumnya juga pernah berdinas di Dit Reskrimum Polda Aceh ini.

Diberitakan sebelumnya, ruang Bappeda Kantor Bupati Bireuen terbakar Senin pagi kemarin. Diketahui peristiwa itu terjadi karena ulah HD yang sengaja menyiramkan bahan bakar ke tumpukan kertas dan membakarnya.

Saat melakukan identifikasi, polisi pun menemukan barang bukti botol air mineral bekas bensin serta yang lainnya di lokasi kejadian. Tak butuh waktu lama, HD pun ditangkap di rumahnya usai polisi memeriksa rekaman CCTV.

Informasi yang diperoleh, tersangka HD dulunya pernah berdinas di Kantor Bupati dan terakhir diketahui berdinas di Kantor Camat Jeunib. Atas perbuatannya, kini ia masih mendekam di sel tahanan Mapolres Bireuen.