Niat dan Keutamaan Sunah Wudhu Sebelum Tidur

Niat dan Keutamaan Sunah Wudhu Sebelum Tidur
Niat wudhu dan sunnah berwudhu sebelum tidur. Foto: iStock

Jakarta - Tidak hanya dilakukan sebelum sholat. Beberapa muslim juga melakukan wudhu sebelum membaca Al-qur'an hingga sebelum tidur.

Wudhu dapat dikatakan sebagai pintu masuk dalam beribadah. Hampir semua pelaksanaan ibadah menganjurkan wudhu terlebih dulu, meskipun berbeda hukumnya.

Wudhu hukumnya wajib apabila kita hendak melaksanakan sholat, tawaf, i'tikaf dan membaca Al-Qur'an.

Niat wudhu dan sunnah berwudhu sebelum tidur. Foto: iStock

Di dalam Al-Qur'an, kewajiban berwudhu ini diperintahkan oleh Allah SWT berfirman dalam surah Al-Ma'idah (QS. Al-Maidah [5]:6).

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki." (QS. Al-Maidah [5]:6)

Berwudhu dengan baik, benar dan sempurna yang dilakukan setidaknya lima kali (sebelum sholat) dalam sehari dapat membuat kotoran dan debu yang menempel di tubuh hilang. Tubuh yang dijaga kebersihannya tentu akan mencegah seseorang dari berbagai macam penyakit.

Rasulullah SAW bersabda, "Jika ada seseorang berwudhu dengan membaguskan wudhu'nya, maka keluarlah dosa-dosanya dari kulitnya sampai dari kuku jari-jemarinya." (HR. Muslim).

Selain itu, Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh 'ummatku akan diseru pada hari kiamat dalam keadaan yang bercahaya karena bekas wudhunya, (Abu Hurairah menambahkan) maka siapa yang mampu melebihkan panjang sinar pada tubuhnya, maka lakukanlah." (HR. Bukhari dan Muslim).

Berikut ini niat wudhu, tata cara wudhu dan bacaan sesudah wudhu yang bisa kamu baca:

1. Niat Wudhu

┘å┘Ä┘ê┘Ä┘è┘ÆϬ┘ŠϺ┘ä┘Æ┘ê┘ÅÏÂ┘Å┘ê┘ÆÏí┘Ä ┘ä┘ÉÏ▒┘Ä┘ü┘ÆÏ╣┘É Ïº┘ä┘ÆÏ¡┘ÄÏ»┘ÄϽ┘É Ïº┘Æ┘äϺ┘ÄÏÁ┘ÆÏ║┘ÄÏ▒┘É ┘ü┘ÄÏ▒┘ÆÏÂ┘ïϺ ┘É┘ä┘ä┘ç┘É Ï¬┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘ë

Lafal Arab-Latin: Nawaitul wudhuu-a liraf'll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta'aalaa

Artinya :"Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu karena Allah".

2. Membasuh telapak tangan

Dilakukan sebanyak 3 kali hingga ke sela-sela jari.

3. Berkumur

Berkumur sebanyak 3 kali.

4. Membersihkan Lubang Hidung

Membersihkan lubang hidung 3 kali. Pada saat menghirup air, lalu mengeluarkannya dengan memencet hidung.

5. Membasuh Wajah

Dilakukan mulai dari ujung kepala tumbuhnya rambut hingga bawah dagu.

6. Membasuh Tangan

Basuh kedua belah tangan hingga siku, dahulukan anggota tubuh bagian kanan.

7. Mengusap Kepala

Mengusap sebagian kepala sebanyak 3 kali.

8. Mengusap Telinga

Mengusap kedua telinga secara bersamaan.

9. Membasuh kaki

Membasuh kedua kaki hingga di atas mata kaki, dan dilakukan sebanyak 3 kali, dimulai dari kanan terlebih dahulu.

10. Doa Setelah Wudhu

Ïú┘ÄÏ┤┘Æ┘ç┘ÄÏ»┘Å Ïú┘Ä┘å┘Æ ┘äÏó┘æϺ┘É┘ä┘Ä┘ç┘Ä ÏÑ┘É┘äϺ┘Ä┘æϺ┘ä┘ä┘ç┘Å ┘ê┘ÄÏ¡┘ÆÏ»┘Ä┘ç┘Å ┘äϺ┘ÄÏ┤┘ÄÏ▒┘É┘è┘Æ┘â┘Ä ┘ä┘Ä┘ç┘Å ┘ê┘ÄÏú┘ÄÏ┤┘Æ┘ç┘ÄÏ»┘Å Ïú┘Ä┘å┘Ä┘æ ┘à┘ÅÏ¡┘Ä┘à┘Ä┘æÏ»┘ïϺÏ╣┘ÄÏ¿┘ÆÏ»┘Å┘ç┘Å ┘ê┘ÄÏ▒┘ÄÏ│┘Å┘ê┘Æ┘ä┘Å┘ç┘Å. Ϻ┘ä┘ä┘æ┘ç┘Å┘à┘Ä┘æ Ϻϼ┘ÆÏ╣┘Ä┘ä┘Æ┘å┘É┘ë┘Æ ┘à┘É┘å┘Ä Ïº┘äϬ┘Ä┘æ┘ê┘Ä┘æϺϿ┘É┘è┘Æ┘å┘Ä ┘ê┘ÄϺϼ┘ÆÏ╣┘Ä┘ä┘Æ┘å┘É┘ë┘Æ ┘à┘É┘å┘Ä Ïº┘ä┘Æ┘à┘ÅϬ┘ÄÏÀ┘Ä┘ç┘É┘æÏ▒┘É┘è┘Æ┘å┘Ä

Lafal Arab-Latin: Asyhadu allâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lahu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhû wa rasûluhû, allâhummaj'alnî minat tawwâbîna waj'alnii minal mutathahhirîna.

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci (shalih)."

Lalu seperti apa sunnah berwudhu sebelum tidur? Dikutip dalam buku berjudul "Rahasia Butiran Air Wudhu: Menurut Al Quran dan As Sunnah" oleh Ust. Mukhsin Matheer menjelaskan tentang berwudhu ketika hendak tidur.

Hal ini termasuk sunnah Rasulullah yang tujuannya agar setiap muslim dalam kondisi suci di setiap keadaan, meskipun saat tidur. Tentang sunnah ini, Rasulullah telah menjelaskan dalam sabda beliau yang diriwayatkan dari sahabat Al Barra' bin 'Azib bahwasanya beliau berkata:

"Apabila kamu mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhulah sebagaimana wudhumu untuk sholat." (HR. Al Bukhari No. 6311 dan Muslim No. 2710).

Dari Abdullah bin Umar radiyallahu'anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci'." (HR. Ibn Hibban 3/329. Syuaib Al-Arnauth mengatakan, Perawi hadist ini termasuk perawi kitab shahih. Hadist ini juga dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib 1/37).

Demikianlah sunnah yang selalu dijaga oleh Rasulullah SAW ketika hendak tidur yang perlu kita teladani. Bahkan saat beliau terbangun dari tidurnya untuk buang hajat, maka setelah itu beliau berwudhu lagi sebelum kembali ke tempat tidurnya.

Sebagaimana yang diceritakan Abdullah Bin Abbas Radiallahu'anhuma:

"Bahwasanya pada suatu malam Rasulullah pernah terbangun dari tidurnya untuk menunaikan hajat. Kemudian beliau membasuh wajah dan tangannya (berwudhu) lalu kembali tidur." (HR. Al Bukhari No. 6316 dan Abu Dawud no. 5043 dan disahihkan Asy Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud No. 4217).