Nayla, Anak Juru Parkir di Banda Aceh Ternyata Idolakan Jenderal Polisi Itu

Nayla, Anak Juru Parkir di Banda Aceh Ternyata Idolakan Jenderal Polisi Itu
Irjen Pol Wahyu Widada bersama Nayla. Antara Aceh/HO

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Hari itu menjadi kisah tidak terlupakan bagi Nayla (9) anak seorang juru parkir di sebuah kafe di kawasan Setui, Banda Aceh. Ia bertemu idolanya, Irjen Pol Wahyu Widada.

Sebelum bertemu, Nayla dijemput staf pribadi sang jenderal gara-gara mengirim kepada Kapolda Aceh tersebut. Surat tersebut titipkan kepada seorang wartawan yang sedang meliput ibunya saat Women's Day beberapa waktu lalu

Dalam suratnya, Nayla menyampaikan bahwa dirinya mengidolakan Irjen Pol Wahyu Widada karena sering menonton video Kapolda Aceh tersebut dari media sosial.

Meskipun usianya masih belia, Nayla sudah mampu secara mandiri menggantikan tugas-tugas orangtuanya dalam merawat adik-adiknya di rumah.

Usai sekolah, Nayla menjaga kedua adiknya yang masih balita ketika ayah dan ibunya bekerja sebagai juru parkir.

Nayla bercita-cita menjadi polisi wanita. Fotonya berseragam polisi banyak terpajang di dinding rumah kontrakan kayu di Lorong Sebaya, Gampong Setui, Kecamatan Baiturahman, Kota Banda Aceh.

Selepas ashar, Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada mendatangi kafe tempat orang tua Nayla bekerja sebagai juru parkir. Segala makanan terbaik disajikan demi menyambut sang bocah tersebut.

Nayla dan orang tuanya dijemput staf pribadi Kapolda Aceh di rumahnya secara tiba-tiba dan diantar ke kafe tersebut.

Betapa terkejutnya Nayla ketika melihat seorang polisi berbintang dua sudah berdiri dengan tangan terbuka hendak menyambut Nayla.

Air mata Nayla pun terjatuh dan ia segera memeluk sang idolanya. Beberapa kali sang jenderal mengajak komunikasi, namun Nayla masih menangis terharu dan belum bisa berkata-kata.

"Sukses is my right, tidak peduli apa pekerjaan orang tua kita, tapi sukses bisa dimiliki oleh siapa saja. Kita dari kecil harus punya mimpi, dan selanjutnya bagaimana memiliki komitmen dalam menggapai mimpi tersebut."

"Ingat kunci sukses saya, yaitu belajar, patuh kepada kedua orang tua, dan rajin beribadah" ucap Irjen Pol Wahyu Widada kepada Nayla di depan kedua orang tuanya.

Pertemuan Nayla dan sang idola berlangsung 30 menit. Usai pertemuan, Jenderal Wahyu memberikan bantuan program "kue surga" kelanjutan sekolah Nayla.

"Saya berterima kasih kepada Pak Wahyu yang sudah bermurah hati menjumpai kami dan mewujudkan mimpi Nayla bertemu Bapak. Kami sebagai orang kecil merasa bahagia dan terharu."

Pertemuan ini menjadi kenangan terindah Nayla dan motivasi hidupnya untuk berjuang dan menggapai mimpi menjadi seorang polisi," ucap Heri (31), ayah Nayla sambil meneteskan air mata.

Sumber:Antaraaceh