Mopen Tabrak Pohon, 19 Penumpang Luka

AcehBisnis - Mobil penumpang (Mopen) jenis mikro bus Impala nomor polisi BL 7489 FL mengalami kecelakaan tunggal di jalan lintas Medan-Banda Aceh di kawasan Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Jumat (30/9) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Akibat kecelakaan tersebut, 19 penumpang dilaporkan mengalami luka-luka termasuk empat anak-anak dan dua balita. Seluruh korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang guna mendapat pertolongan medis. Sementara itu, kondisi mobil grup Impala tersebut ringsek berat, atap dan dinding mobil remuk.

Informasi dirangkum Analisa menyebutkan, sebelumnya mobil penumpang antarkota antarprovinsi (AKAP) tersebut, melaju dari arah Medan menuju Kota Kualasimpang degan kecepatan tinggi. Mobil angkutan penumpang ini dikabarkan membawa rombongan warga Desa Tangsi Lama, Seruway. Saat melintas di jalan lurus di kawasan Dusun Harum Sari diduga sopir mengantuk hingga kendaraan oleng dan keluar jalur lalu menabrak sebuah pohon.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasat Lantas AKP Al Mahdi, SH, MH kepada Analisa Jumat (30/9) membenarkan terjadi kecelakaan tunggal di wilayah hukum Polres Aceh Tamiang pada Jumat dini hari tersebut.

Diduga Mengantuk

Diduga pengemudi mikro bus, Dika (27) warga Desa Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang mengantuk saat melintas di jalan lurus Desa Seumadam, membuat mobil yang membawa belasan penumpang keluar jalur dan menabrak pohon yang berada di pinggir jalan umum. "Atap mobil hancur membuat seluruh penumpang berhamburan terlempar keluar," terang Mahdi.

Menurutnya, seluruh penumpang merupakan rombongan warga Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway yang hendak pulang. Tidak ada korban meninggal dunia, namun seluruh penumpang mengalami luka-luka yakni enam luka berat termasuk sopir dan 13 luka ringan.

"Dua orang yang masih balita selamat dari insiden tersebut, saat ini seluruh korban luka sudah dievakuasi di RSUD Aceh Tamiang, sedangkan bangkai Mopen Impala sudah diamankan di Pos Lantas Kota Kualasimpang," jelasnya.

Mahdi menambahkan, pihaknya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencari saksi-saksi dan telah mengamankan barang bukti ke Unit Laka.

Adapun penumpang yang menjadi korban yakni Wak Man (63), Nuryati (41), Fauziah (37), Candra (27), Atik (62), Asmiati (43), Uci (18), Muliadi (38), Kunyil (23), Dedi (35), Fahmi (15), Leli (24) dan Iyus (34). Kemudian, Adit (10), Ade Dwi Amanda (9), Dirga (7), Naila (6). Rasya (5) dan Deo (3).

HIMBAUAN FORKAMPIDA ACEH
IKLAN CORONA pemrpov aceh