Minal Aidin Wal Faizin, Ini Manfaat Saling Memaafkan Saat Lebaran

Minal Aidin Wal Faizin, Ini Manfaat Saling Memaafkan Saat Lebaran
Ilustrasi lebaran (Foto: Getty Images/Alex Liew)

Jakarta, Aceh Bisnis - Tradisi halal bihalal tidak bisa dipisahkan dari perayaan Idul Fitri atau lebaran di Indonesia. Selain berkumpul, baik fisik maupun virtual, juga saing memaafkan.

Saling memaafkan ternyata memiliki banyak sekali manfaat, tidak hanya untuk memperbaiki hubungan di masyarakat tetapi juga pada kesehatan.

Dikutip dari Mayo Clinic, meskipun luka-luka tersebut membuat seseorang merasa marah, getir, dan dendam, Saat mencoba untuk memaafkan seseorang dapat merasakan kedamaian, harapan, syukur, dan kegembiraan.

Mengampuni seseorang atas kesalahan yang telah terjadi sebelumnya dapat membuat orang tersebut lebih sejahtera baik fisik, emosional, dan spiritual.

Hal yang paling sederhana yang dapat terjadi saat seseorang mampu memaafkan orang di sekitarnya adalah adanya peningkatan kesejahteraan hidup yang dapat dilihat dari kesehariannya. Salah satunya adalah adanya peningkatan kualitas tidur.

Saat tidak dapat memaafkan orang lain, seringkali itu membebani pikiran sehingga menimbulkan rasa cemas, stres, hingga depresi.

Dikutip dari WebMD, kondisi tersebut dapat yang membuat seseorang kesulitan untuk tidur hingga mengalami insomnia. Saat orang tidak tidur cukup, hal itu dapat menimbulkan banyak masalah kesehatan lainnya.

Selain hal di atas, berikut ini manfaat memaafkan seseorang secara umum dikutip dari Mayo Clinic.

  • Meningkatkan kesehatan mental
  • Mengurangi kecemasan dan stres karena permusuhan
  • Mengurangi risiko darah tinggi
  • Mengurangi gejala depresi
  • Meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh lebih kuat
  • Menjaga kesehatan diri
  • Meningkatkan self-esteem atau harga diri.

Sedangkan saat pikiran dan tubuh menahan rasa sakit dan tidak mampu untuk memaafkan, akan banyak hal buruk yang dapat terjadi kepada tubuh. Hal itu dikarenakan orang tersebut terus mengingat kejadian yang menyakitkan. Ini dampaknya, dikutip dari Mayo Clinic.

  • Membawa amarah kepada setiap hubungan dan pengalaman baru
  • Menjadi depresi atau cemas
  • Merasa hidup tidak memiliki makna dan tujuan
  • Larut dalam kesalahan
  • Kehilangan hubungan berharga dengan orang lain.
Sumber:detik.com