Limbah PHE NSB NSO Diduga Cemari Sungai Leubuk Pusaka Aceh Utara

Limbah PHE NSB NSO Diduga Cemari Sungai Leubuk Pusaka Aceh Utara
Foto: Istimewa

Lhoksukon, Acehbisnis.com - Limbah beracun milik PHE NSB NSO diduga telah mencemari aliran sungai Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. limbah beracun itu dikawatirkan berdampak buruk bagi kesehatan warga setempat.

Pengamatan media dilapangan, terlihat air sungai bercampur minyak dan berwarna kehitaman dan tercium bau menyengat seperti amonia. Aliran sungai ini berada di dekat kilang minyak yang dikelola oleh PHE NSB NSO.

Dilokasi juga terlihat karyawan PHE NSB NSO sedang mengambil sampel air yang terkontaminasi.

Bedasarkan keterangan warga setempat, limbah beracun yang mencemari air sungai yang mengalir hingga ke Kecamatan Tanah Jambo Aye itu menyebabkan ikan dan biota mati. Imbas dari limbah beracun juga menyebabkan tanaman pertanian warga layu dan gagal panen.

“Kami minta PHE bertanggung jawab terhadap limbah beracun milik PHE yang mencemari air sungai itu sejak 24 Mei lalu,"kata salah seorang warga setempat, yang enggan menyebutkan namanya, Jumat (5/6/2020).

Ia menyatakaj, limbah beracun tersebut sering mengalir ke sungai. Terutama saat kondisi curah hujan tinggi.

“Kami minta Ganti rugi dan PHE NSB NSO segera menyelesaikan persoalan limbah ini tidak terulang karna bisa membahayakan kesehatan masyarakat,”jelas dia.

Terkait limbah beracun, Manajer Operasional Cluster A, T. Khairil Anwar mengatakan, pihaknya akan menguji kadar air yang terkontaminasi di laboratorium.

"Sedangkan terkait tuntutan ganti rugi oleh masyarakat pihaknya akan berkoordinasi dengan manajemen,"jelasnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan melakukan uji dilaboratorium. "Jika terbukti terkontaminasi, maka kami akan menganti kerugian masyarakat,”pungkasnya.()