Lika-liku Serda Aprilio Manganang Hingga Resmi Dinyatakan Laki-laki

Lika-liku Serda Aprilio Manganang Hingga Resmi Dinyatakan Laki-laki
Aprilio Manganang (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)

Jakarta, Aceh Bisnis - Serda Aprilia Manganang resmi berganti jenis kelamin menjadi laki-laki. Namanya juga berubah menjadi Aprilio Perkasa Manganang.

Pergantian nama itu dilakukan saat sidang perdata penetapan perubahan nama dan status jenis kelamin oleh Pengadilan Negeri (PN) Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara pada Jumat (19/3). Sidang tersebut digelar secara online.

Aprilia Manganang terlihat mengenai pakaian dinas TNI AD pria. Dia terlihat mengenakan celana panjang berwarna hijau.

Rambut Manganang juga terlihat pendek seperti prajurit TNI lainnya. Selain itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa bersama istri Hetty Andika Perkasa turut hadir.

"Mengabulkan untuk mengganti yang semula yang berstatus jenis kelamin perempuan menjadi jenis laki-laki. Mengabulkan untuk mengganti nama dari semula Aprilia Santi Manganang menjadi Aprilio Perkasa Manganang," ujar perwakilan pemohon.

Begini lika-liku Serda Aprilio Manganang hingga resmi jadi lelaki:

1. Dikenal sebagai atlet voli putri

Atlet voli kekar. Foto: Instagram/manganang


Aprilia Manganang selama ini dikenal sebagai atlet voli putri hingga akhirnya pensiun pada tahun 2020. Aprilia Manganang direkrut TNI pada tahun 2016 silam.

Sejak lahir, Aprilia Manganang memang tercatat sebagai perempuan. Namun kondisi tubuhnya yang berbeda sempat menjadi kontroversi. TNI AD pun membantu Aprilia Manganang untuk melakukan pemeriksaan lengkap di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

2. Mengalami hipospadia

Pebola voli Indonesia Aprilia Manganang melepaskan smash dalam pertandingan babak penyisihan grup A bola voli putri Asian Games 2018 melawan Thailand di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (27/8). Indonesia kalah 1-3. ANTARA FOTO/INASGOC/Nugroho Sejati/mos/18 Foto: Nugroho Sejati/ANTARA FOTO/INASGOC


Aprilia Manganang sebenarnya laki-laki namun mengalami kondisi hipospadia dari lahir atau kelainan bentuk kelamin bayi laki-laki. Usai pemeriksaan di RSPAD Gatot Subroto, Aprilia Manganang kemudian menjalani operasi korektif.

Hipospadia adalah kondisi kesalahan posisi lubang kencing pada penis. Namun pada kasus hipospadia berat, penis bisa 'tertutup' sehingga pasien disangka berjenis kelamin perempuan.

3. Aprilio Manganang ingin jadi laki-laki sejati

Serda (K) Aprilia Manganang didampingi oleh KASAD Andika Perkasa dan Isteri KASAD Heti Andika Perkasa menghadiri persidangan secara daring dari Pengadilan Negeri Tondano atas kasus pengajuan pergantian jenis kelamin dan pergantian nama di Mabes Angkatan Darat, Jakarta, Jumat (19/3/2021). Foto: Grandyos Zafna

Aprilio Manganang mengaku saat ini dalam keadaan bahagia usai berganti jenis kelamin menjadi laki-laki. Dengan suara bergetar dan berkaca-kaca, dia berterima kasih kepada Jenderal TNI Andika Perkasa dan istri, Hetty Andika Perkasa.

"Perasaan sekarang sangat bahagia. Selama 28 tahun saya menjalani status sebagai wanita dan saya bersyukur saya bisa lewati itu dan saya berterima kasih kepada Bapak KSAD dan ibu, saya sangat bersyukur atas saran semuanya saya bisa lewati itu dan mungkin ini momen terindah buat saya, saya mau lewati ini dengan hidup baru," kata Manganang.

Manganang pun menegaskan dirinya ingin menjadi seorang laki-laki sejati. "Maaf Ibu, saya ingin menjadi laki-laki sejati dan bisa bertanggung jawab," imbuh Manganang.

4. Bingung soal status gender

Aprilia Manganang dan Keluarga Foto: Instagram

Ahli kejiwaan dari RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Bagus Sulistyo mengatakan kejiwaan Aprilia Manganang mengalami gangguan selama 1 tahun terakhir. Hal itu karena Aprilia Manganang merasa bingung dengan status gender.

"Kondisi mental yang sebelumnya ada perasaan bingung mengenai identitasnya apa yang dialaminya selama ini mulai muncul satu tahun ini," ujar Bagus.

Bagus mengatakan Aprilia Manganang mengaku ketika masih SMP juga sempat bertanya-tanya mengenai kondisi gendernya. Sebab, kondisi fisiknya berbeda dengan yang lain.

"Tapi itu tidak dipermasalahkan karena lingkungan dan orang tua menyatakan perempuan," katanya.

Hingga dewasa, Aprilia Manganang terus menyandang status sebagai wanita. Namun, dalam satu bulan terakhir, Aprilia Manganang kembali merasa bimbang dengan status gendernya.

5. Kakak Aprilio Manganang juga idap hipospadia

Pengadilan Negeri Tondano menggelar sidang perdata penetapan perubahan nama dan status jenis kelamin terhadap Serda Aprilia Santini Manganang. Sidang secara virtual itu juga dihadiri oleh Amasya Manganang, kakak dari Serda Aprilia Santini Manganang. (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)

Amasya Manganang, kakak Serda Aprilio Perkasa Manganang, juga mengidap hipospadia. Amasya mengaku akan mengurus perubahan status jenis kelamin ke pengadilan.

"Sekarang sih lagi urus," ujar Amasya Manganang.

Amasya Manganang mengaku tengah menyiapkan mental untuk menjalani operasi. Meski demikian, dia belum mengetahui kapan jadwal operasi yang akan dijalaninya.

6. Aprilio Manganang ditugaskan di pusat perbekalan AD

Pengadilan Negeri Tondano memutuskan status jenis kelamin Serda Aprilio Perkasa Manganang berganti menjadi laki-laki. Aprilio terlihat bahagia dengan utusan tersebut. (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)

Jenderal Andika Perkasa, akan menempatkan Aprilio Manganang untuk berdinas di Pusat Perbekalan Angkatan Darat (Pusbekangad).

"Setelah dia (Aprilio Manganang) lulus menjadi bintara Angkatan Darat, bulan Februari 2017, dia langsung diarahkan ke kejuruan ajudan jenderal, ajudan jenderal itu lebih banyak yang bersifat administrasi pekerjaannya," ujar Jenderal Andika.

"Jadi akan lebih terpakai potensinya kalau dia saya taruh di tempat yang lebih banyak melakukan hal-hal lapangan, praktik. Misalnya saya akan berpikir lebih pas bagi Lanang (Aprilio) di perbekalan dan angkutan," sambungnya.

7. Pesan Aprilio ke pengidap hipospadia

Pengadilan Negeri Tondano memutuskan status jenis kelamin Serda Aprilio Perkasa Manganang berganti menjadi laki-laki. Aprilio terlihat bahagia dengan utusan tersebut. (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)

Serda Aprilio Perkasa Manganang memberikan pesan kepada para pengidap hipospadia. Dia mengajak orang-orang sepertinya tidak takut dan jujur.

"Pesan-pesannya, orang seperti saya tak usah takut. Karena kita tahu sendiri kondisi kita dan kita harus jujur," ujar Aprilio Manganang.

Selain itu, Aprilio Manganang ingin menjadi seorang pembicara. Dia ingin menceritakan mengenai apa yang dideritanya saat ini perlu mendapat dukungan dari orang lain.

"Saya sendiri sudah cukup merasakan selama 28 tahun itu menutupi diri. Karena saya tidak berani menceritakan kondisi saya. Karena saat itu setiap orang pasti mendengarnya berbeda-beda dan setelah peristiwa ini, saya jadi berpikir bahwa kalian berhak untuk menunjukkan siapa diri kalian. Tidak usah khawatir, yang penting kita jujut berani, itu yang terpenting," katanya.

Sumber:detik.com