Lelaki Gangguan Jiwa Ditemukan Tenggelam di Pantai Alue Naga Banda Aceh

Lelaki Gangguan Jiwa Ditemukan Tenggelam di Pantai Alue Naga Banda Aceh
Foto: Penemuan mayat laki-laki di Pantai Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Senin (30/10/2017) sore. [Hafiz Erzansyah]

Banda Aceh - ÔÇÄWarga pesisir digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di kawasan Pantai Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Senin (30/10/2017) sore, sekira pukul 16.00 WIB.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin melalui Kapolsek Syiah Kuala, AKP Asyhari Hendri mengatakan, awalnya mayat lelaki tersebut ditemukan seorang nelayan yang merupakan warga gampong setempat bernama Mukhtar (50).

"Saksi kemudian melaporkan penemuan tersebut ke Geuchik gampong setempat, yang kemudian diteruskan ke pihak polsek dan kita langsung bergerak ke lokasi yang dimaksud," ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi penemuan mayat.

Ia menjelaskan, warga setempat tidak mengenali korban setelah dilakukan pengecekan berulang kali di lokasi tidak lama setelah ditemukan. Akan tetapi, terakhir korban diketahui bernama Arief Sabri (34), Swasta, warga Gampong Lamgapang, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

"Salah seorang sopir Grab bernama Birul (32), warga Lamteh, Ulee Kareng, yang mengaku pihak keluarga korban mendapatkan informasi tersebut dan langsung ke lokasi untuk mengecek, disitu diketahui identitas korban. Dikatakan korban berstatus duda dan mengalami gangguan jiwa," jelas Kapolsek.

Korban ditemukan di lokasi dengan kondisi mulut berbusa. Dugaan sementara, korban yang mengalami gangguan jiwa tersebut tenggelam di kawasan pantai tersebut. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban

"Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh untuk dilakukan visum untuk mengetahui penyebab pastinya korban meninggal," tambah mantan Kapolsek Krueng Barona Jaya ini.

Pantauan wartawan dilokasi, puluhan warga gampong setempat berkerumun di lokasi penemuan mayat lelaki tersebut. Kapolsek bersama petugas PMI Banda Aceh kemudian memasukkan jasad korban ke dalam kantung mayat yang kemudian dievakuasi ke RSUZA Banda Aceh menggunakan ambulas.

HIMBAUAN FORKAMPIDA ACEH
IKLAN CORONA pemrpov aceh