Langgar Prokes, Pelaku Usaha di Langsa Terancam Dicabut Izin

Langsa, Aceh Bisnis – Guna mendisiplinkan Protokol Kesehatan (Prokes), Pemerintah Kota Langsa menerbitkan Peraturan Wali Kota Langsa (Perwal) nomor 31 tahun 2020 tentang peneraoan disiplin dan penegakan hukum protocol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 di Kota Langsa.

Perwal tersebut ditanda tangani langsung oleh Wali Kota Langsa Usman Abdullah, SE tertanggal 10 September 2020.

Dalam Perwal yang dikutip Aceh Bisnis, Rabu (16/9/2020) disebutkan, terdapat sejumlah sanksi bagi pelanggar Protokol Kesehatan baik perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.

Dalam bab IV pasal 7 berbunyi, bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang tidak menerapkan Prokes akan dikenakan sanksi teguran lisan atau tertulis untuk pelanggaran pertama, penghentian sementara operasional usaha selama tiga hari atau denda administratif untuk pelanggaran kedua dengan besaran denda Rp. 100.000.

Kemudian, penghentian sementara operasional usaha selama tujuh hari atau denda administratif untuk pelanggaran ketiga dengan besaran denda Rp. 100.000, pencabutan izin usaha untuk pelanggaran yang keempat.

Sedangkan bagi perorangan, mendapat teguran lisan dan teguran tertulis, kerja sosial (membersihkan fasilitas umum atau area publik) minimal 30 menit dan atau denda administratif sebesar Rp. 50.000, atau kerja sosial (membersihkan fasilitas umum atau area publik) minimal 60 menit.

Untuk denda administratif dibayarkan secara tunai kepada petugas untuk selanjutnya dalam waktu 1x24 jam petugas menyetorkan ke kas daerah setempat.()