Lagi, Startup Mentereng Rugi Besar dan PHK Karyawan

Lagi, Startup Mentereng Rugi Besar dan PHK Karyawan
Ilustrasi. Foto: Istimewa/Inhabitat

Beijing -

Beberapa startup belakangan melakukan efisiensi terkait kondisi keuangan kurang baik, misalnya karena terlampau banyak bakar duit. Terbaru, startup mentereng bernama CloudMind harus PHK ratusan karyawan.

Mentereng lantaran perusahaan itu bergerak di bidang robotika dan kecerdasan buatan. Pendukungnya pun raksasa teknologi asal Jepang, Softbank.

Dikutip detikINET dari Business Times, kabarnya ada sekitar 200 karyawan CloudMind kena PHK. Dampak terbesar dirasakan pegawainya di China, markas perusahaan ini.

Tak hanya itu, CloudMind juga menutup kantornya yang berada di Silicon Valley sebagai upaya efisiensi. Kerugian besar memang membayangi perusahaan ini.

Tahun silam, mereka menderita kerugian USD 100 juta, naik dari sebelumnya USD 65 juta. Pasar yang kurang bergairah jadi penyebabnya.

CloudMind sempat yakin produknya yang berupa robot pintar dan terkoneksi cloud bakal diminati. Namun demikian, investor maupun konsumen belum terlalu meminati.

Ini adalah kasus kesekian startup binaan Softbank mengalami masalah keuangan. Sebelumnya, Oyo yang merupakan startup kelas kakap di bidang penyewaan hotel juga melakukan PHK dengan alasan ingin mencapai profit. Karyawan yang terdampak kabarnya di kisaran 2.000 orang.

Beberapa waktu sebelumnya, Softbank juga menghadapi kenyataan pahit di mana startup berbagi kantor WeWork yang mereka dukung penuh, dilanda masalah keuangan dan valuasinya tinggal USD 8 miliar dari sebelumnya USD 47 miliar.