Lagi, 12 Warung Kopi di Banda Aceh Disegel Petugas

Lagi, 12 Warung Kopi di Banda Aceh Disegel Petugas
Foto: Istimewa

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Aceh yang melibatkan unsur TNI-Polri bersama Satpol PP-WH terus melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19, Selasa (25/5/2021) malam.

Kegiatan yang termasuk ke dalam Operasi Yustisi tersebut mengedepankan sosialisasi, imbauan serta berakhir dengan penegakan hukum bagi yang melanggar Peraturan Wali (Perwal) Kota Banda Aceh.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada melalui Karo Ops, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, kegiatan itu diselenggarakan dengan metode status berupa kegiatan patroli dan penyegelan tempat usaha yang masih melanggar Perwal yaitu masih melakukan aktivitasnya pukul 23.00 WIB.

Ia menjelaskan, ada dua belas warung kopi yang disegel diantaranya Smea Kupi Lamgugob, Kedai Kupi d'Gam Merduati, Bola Kupi, Ady kupi, Wd Cafe, VOZ Coffe, Hananan Kupi, Mie Kupi Emperom, BRH Arabica Gayo, Ayahlek Kupi, Aan Kupi 2 Lhong Raya dan Sumber Kopi Lueng Bata.

"Belasan warung kopi itu dianggap telah melanggar Perwal Nomor 51 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Banda Aceh," ungkap Agus, Rabu (26/5/2021).

Peningkatan kegiatan ini, lanjut Karo Ops, dilakukan karena secara umum tingkat kepatuhan masyarakat terhadap upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19 saat ini dianggap rendah serta angka penularan Covid-19 semakin meningkat.

"Masih rendah tingkat kepatuhan masyarakat baik dalam mematuhi prokes maupun dalam mematuhi aturan Covid-19 dari pemerintah, jadi dengan dilakukan penindakan ini bukan berarti kami kejam, tapi ini semua demi menyelamatkan masyarakat Aceh," pungkas Agus.