Kombatan GAM Ditangkap, Polisi Amankan Sejumlah Senpi dan Ratusan Paket Sabu

Kombatan GAM Ditangkap, Polisi Amankan Sejumlah Senpi dan Ratusan Paket Sabu
Foto: Istimewa

Bireuen - Seorang pria berinisial EF alias Koboy ditangkap atas dugaan keterlibatan jaringan peredaran sabu, Selasa (18/2/2020). Diketahui, EF merupakan mantan kombatan GAM wilayah Batee Iliek dan ditangkap di wilayah Kecamatan Peusangan, Bireuen.

Polisi pun menyita sejumlah barang bukti yang diantaranya berupa beberapa pucuk senjata, baik senjata api maupun senapan angin beserta ratusan amunisi aktif jenis AK, SS 1 serta Revolver dan pistol. Selain itu, diamankan ratusan paket sabu dalam penangkapan tersebut.

Informasi yang diperoleh, selain EF, polisi juga mengamankan satu tersangka lain yakni MU serta memburu tersangka lainnya yanh berinisial RZ. Diduga, RZ merupakan pemilik paket sabu serta senjata api dan amunisi yang diamankan polisi.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan melalui Kasubbag Humas, Ipda M Nasir mengatakan, penangkapan yang dilakukan personel Sat Resnarkoba Polres Bireuen ini berdasar informasi dari masyarakat tentang adanya aktivitas peredaran sabu.

"Tim meluncur ke lokasi dan melakukan penggerebekan di rumah tersangka, saat digeledah ditemukan 125 paket sabu seberat 19,30 gram dari sebuah tas milik EF, selain itu dinamakan sejumlah handphone dan dompet," ujarnya Rabu (19/2/2020).

"Sementara dari tersangka MU, petugas menemukan dua paket sabu, handphone dan dompet, penangkapan dipimpin langsung Kasat Resnarkoba, Ipda Nazir Repati," lanjut Kasubbag Humas saat dikonfirmasi.

Nasir menjelaskan, dari pengakuan tersangka EF alias Koboy, ratusan paket barang haram itu diperoleh dari tersangka RZ. Tim pun kemudian melakukan pengembangan ke rumah RZ yang berada di Kecamatan Kota Juang, Bireuen.

"Di rumah RZ ditemukan 147 butir amunisi AK, 18 butir amunisi SS1, 11 butir amunisi Revolver dan 6 butir amunisi pistol (FN). Selain itu, ditemukan dua pucuk senapan angin senjata api FN dan dua Air Softgun, satu peluru pelontar dia lainnya," ungkapnya.

Saat ini, seluruh barang bukti serta dua tersangka yang sudah ditangkap diamankan ke Polres Bireuen. Sementara, polisi masih memburu RZ yang kini telah ditetapkan sebagai DPO.

Satu Ons Sabu di Aceh Utara

Sementara itu, personel Subdit I Dit Resnarkoba Polda Aceh menangkap seorang pria di Aceh Utara atas kepemilikan 100 gram (1 ons) sabu. Penangkapan dilakukan Sabtu (15/2/2020) kemarin di kawasan Kecamatan Samudra, Aceh Utara.

"Tersangka yang ditangkap berinisial HD (27), warga Gampong Krueng Matee, Kecamatan Samudra, Aceh Utara," ujar Dir Resnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Rudi Ahmad Sudrajat, Selasa (18/2/2020) kemarin.

Penangkapan yang dipimpin Kasubdit I Dit Resnarkoba Polda Aceh, AKBP Erwan ini, juga dilakukan atas informasi masyarakat. Dimana, selain satu ons sabu polisi juga menyita dua buah handphone yang diduga sebagai alat untuk melancarkan bisnis haram tersangka.

"Barang bukti sabu ditemukan di rumah tersangka HD saat penggeledahan, saat ini tersangka dan barang bukti diamankan ke Polda Aceh untuk diproses lebih lanjut," tambahnya.()

IKLAN HUT ACEH BISNIS ABDYA 8
IKLAN HUT ACEH BISNIS ABDYA 7
IKLAN HUT ACEH BISNIS ABDYA 6
HUT ACEH BISNIS BANK ACEH
IKLAN HUT ACEH BISNIS ABDYA 10