Kisah Horor di Balik Rumah Besar, Sampai Dikasih Gratis Pun Tak Ada yang Mau

Kisah Horor di Balik Rumah Besar, Sampai Dikasih Gratis Pun Tak Ada yang Mau
Rumah diberikan gratis tapi tidak ada yang mau. Foto: Facebook Sylvia McLain

Jakarta - Rumah berukuran cukup besar ini dijual secara cuma-cuma. Tapi sayangnya tak ada satupun orang yang mau membeli. Ternyata kisah horor bikin merinding ini jadi penyebabnya.

Seperti dikutip dari NY Post, rumah besar yang memiliki kisah horor itu berada di Lafayette, Louisiana, Amerika Serikat. Seorang agen perumahan bernama Sylvia McLain mengunggah soal rumah tersebut ke akun Facebooknya.

"Rumah gratis untuk dipindahkan," demikian Sylvia menulis di Facebook pada 2 Maret 2020.

Dalam unggahannya Sylvia mengungkapkan rumah besar ini dikenal ikonik dan terletak di Verot School Road. Rumah tersebut memiliki berbagai macam nama di antaranya Vincent/Vallot/GrandView Nursery.

Rumah bercat putih itu dibangun di akhir 20-an atau awal 30-an. Perusahaan tempat Sylvia bekerja baru-baru ini memutuskan membeli rumah dan tanah di sekeliling rumah tersebut.

"Sebagai bagian dari usaha kami mempertahankan sejarah, kami menawarkan secara gratis kepada siapapun yang berminat memindahkan rumah ini ke tempat lain," tulisnya lagi.

Rumah berhantu di Amerika Serikat Foto: Facebook Sylvia McLain

Sylvia juga mengatakan rumah tersebut masih berfungsi dengan baik. Enam bulan sebelum dibeli perusahaannya rumah itu masih berpenghuni dan dua AC yang ada di dalamnya pun berfungsi dengan baik.

Tidak lama setelah Sylvia mengunggah soal rumah besar tersebut, lebih dari 830 komentar membanjiri akun Facebooknya. Mereka yang berkomentar ada yang mengaku tinggal di dekat rumah itu dan ada juga yang pernah tinggal di sana. Sebagian besar komentar menyebut rumah tersebut berhantu.

"Aku adalah salah satu orang yang pernah menyewa rumah itu dan tinggal di sana sebelum ditinggalkan. Properti itu memang luar biasa tapi rumah itu sungguh mengganggu terutama untuk orang yang tidak suka berkomunikasi dengan arwah karena mereka berbicara dengan keras," kata salah seorang wanita dengan nama akun Facebook Gypsy Dawn.

"Ya rumah itu berhantu. Aku merasakan tiga hal aneh yang tidak bisa aku jelaskan dengan kata-kata di sana dan temanku yang tinggal di sana merasakan keanehan lebih sering," kata pengguna Facebook dengan nama Garry Alleman.

Dan setelah kisah soal rumah besar yang tak laku itu meski sudah dijual gratis viral, seorang wanita bernama Dawn Vallot DeClout mengaku bahwa keluarganya lah yang dulu membangun dan memiliki properti tersebut. Rumah itu adalah milik kakek dan neneknya, Joe dan Lula Vallot.

"Ayahku Earl Vallot dibesarkan di sana. Itu memang rumah tua tapi memiliki banyak kerajinan kayu di dalamnya. Semoga seseorang bisa mengapresiasi rumah dengan gaya arsitektur 1930-an itu, mau memindahkannya dan merostarsinya," tulisnya.

Dalam wawancara dengan Mirror, Dawn Vallot mengatakan hantu yang sering disebut ada di rumah itu adalah nenek buyutnya Adele yang meninggal di ruangan depan rumah pada 1967. Dawn Vallot sendiri dan keluarganya tinggal di rumah tersebut hingga tahun 1980-an

"Kami sering mendengar suara alat dapur berdenting seperti suara ada sesuatu di atas kompor. Kamu bisa mendengar suara-suara tapi tidak ada seorang pun di dapur," ujarnya.

Selain soal kisah hantu, sebenarnya yang membuat rumah tersebut belum juga ada yang berminat menempatinya meski diberikan gratis adalah biaya pemindahan bangunan yang cukup besar. Untuk memindahkan bangunan rumah tersebut diperlukan biaya setidaknya US$ 80 ribu.

Sumber:detik.com