Kesal! Dovizioso Semprot Petrucci di Kualifikasi MotoGP Aragon

Kesal! Dovizioso Semprot Petrucci di Kualifikasi MotoGP Aragon
Andrea Dovizioso bersitegang dengan Danilo Petrucci di MotoGP Aragon. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)

Aragon, Aceh Bisnis - Tensi panas terjadi antara Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Dua rider utama tim Ducati itu bersitegang terkait hasil sesi kualifikasi MotoGP Aragon.

Kualifikasi MotoGP Aragon dilangsungkan pada Sabtu (17/10/2020). Dovizioso dan Petrucci terpaksa harus ikut Kualifikasi 1 (Q1).

Di sesi itu, Dovizioso dan Petrucci terkesan melakukan team order. Sebab, keduanya sama-sama beriringan di awal Q1. Dovizioso sempat membiarkan Petrucci menyalipnya. Namun, rekan setimnya itu gantian melambat, dan membiarkan Dovizioso melewatinya lagi.

Momen itu terjadi beberapa kali, sampai akhirnya di penghujung sesi Q1, Petrucci bisa mengalahkan catatan waktu Dovizioso.

Awalnya, Dovizioso mencatat waktu 1 menit 47.752 detik, namun tersalip Petrucci yang punya catatan waktu 1 menit 47.606 detik. Posisi Dovizioso kemudian malah tersalip lagi oleh Jack Miller, sehingga menempatkannya ke posisi 13.

Alhasil, Petrucci dan Miller yang berhak melaju ke Kualifikasi 2 (Q2). Karena itulah, Dovizioso kesal betul dengan Petrucci.

"Jika Anda memperoleh sepersepuluh karena Anda mengikuti saya tiga kali, ini berarti Anda mencoba berada di Q2 dengan kecepatan saya. Saya satu-satunya pembalap Ducati [yang mampu memenangkan gelar], dan kami punya memiliki hubungan yang baik karena saya membantunya. Dengan banyak hal, ini bukanlah langkah yang cerdas. Jadi saya marah tentang itu," kata Dovizioso, dilansir Crash.

Petrucci sendiri mengaku, dirinya memang menjadikan Dovizioso acuannya di Q1. Ia juga menegaskan, selama masih kualifikasi, dirinya bebas menggunakan strategi apapun.

"Saya tidak mendapat informasi atau saran [dari tim sebelum sesi]. Tidak ada apa-apa, hanya berusaha melakukan yang terbaik," kata Petrucci, yang akhirnya bisa start dari posisi ke-8 di balapan hari Minggu (18/10/2020).

"Yang pasti, saya menggunakan Andrea seperti target. Tapi seperti di Barcelona dan di sini sejak kemarin, saya kehilangan kecepatan hampir 5-8 km/jam di trek lurus, jadi saya perlu slipstream agar tidak kehilangan waktu terlalu banyak."

"Saya pikir kami bebas untuk balapan. Ini kualifikasi, dan saya menggunakan semua senjata saya untuk masuk ke Kualifikasi 2. Yang pasti, kami berjuang, di Le Mans saya tidak berjuang dan saya tidak mengikuti siapa pun. Sama seperti sebelumnya, kami tidak punya team order."

"Saya sangat menyesal Andrea harus gagal ke Q2, tetapi jika tidak, saya harus menjawab pertanyaan mengapa saya sangat lambat. Saya balapan untuk diri saya sendiri dan saya sedang memulihkan diri dari bagian pertama musim yang buruk. Saya harus menggunakan semua peluang yang saya miliki," katanya.()

Sumber:detik.com