Kapendam IM: TMMD Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal 

Kapendam IM: TMMD Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal 
Kapendam Iskandar Muda, Kolonel Arh Sudrajat.(Istimewa)

Banda Aceh, Aceh Bisnis - Kapendam Iskandar Muda, Kolonel Arh Sudrajat mengatakan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu implementasi dari tugas operasi militer selain perang yaitu memberdayakan potensi wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya sesuai dengan sistem pertahanan semesta. 

Selain itu, kata dia, TMMD juga membantu pemerintah di daerah dalam percepatan pembangunan yang dilaksanakan melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat. Ia menilai TMMD mampu menggelorakan semangat kebersamaan, gotong royong dan cinta tanah air untuk kesejahteraan rakyat. 

Ditengah kewaspadaan dampak Pandemi Covid-19, Program TMMD ke-110 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Kodam Iskandar Muda. "Satgas TMMD terus bekerja bersama-sama dengan masyarakat untuk menyelesaikan  pekerjaan yang telah direncanakan demi mewujudkan harapan masyarakat di pedesaan".

"Hal ini selaras dengan tema TMMD ke-110 yaitu "TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri,"ujar Sudrajat di Kantor Pendam Iskandar Muda, Kamis (1/4/2021) di Banda Aceh.

Penyelenggaraan TMMD, sebutnya, lebih terfokus pada program percepatan pembangunan daerah tertinggal serta program-program yang menggugah wawasan kebangsaan dan cinta tanah air serta nilai-nilai nasionalisme guna meningkatkan kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan ketahanan Nasional. 

“Dengan demikian TMMD dapat membentengi masyarakat dari pengaruh terorisme, radikalisme, separatisme, penyalahgunaan Narkoba dan menangkal kemerosotan nilai budaya bangsa melalui edukasi kepada masyarakat di tengah riuhnya media sosial agar dapat bijak dalam pemanfaatannya,”papar Kapendam.

Lebih lanjut, Ia menambahkan, program TMMD merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi (percepatan) pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau, juga sebagai salah satu upaya melestarikan budaya luhur Bangsa Indonesia yakni kebersamaan dan gotong royong.

“Dengan berakhirnya TMMD ke-110, selain meningkatnya kesejahteraan rakyat diharapkan meningkat juga semangat kebersamaan, gotong royong dan cinta tanah air sehingga masyarakat memiliki daya tangkal yang kuat terhadap berbagai bentuk ancaman yang merongrong keselamatan bangsa dan negara, baik ancaman militer maupun ancaman Nonmiliter berupa ancaman terorisme, radikalisme, separatisme, peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, serta ancaman lainnya,"pungkasnya.

Iklan Kelender event 2021 Disbudpar aceh