Jembatan Penghubung Antar Desa di Abdya Amblas

Jembatan Penghubung Antar Desa di Abdya Amblas
Pengendara melewati jalan Rawa-Sangkalan yang rusak parah di Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, Senin ( 19/4/2021). (Antara Aceh/Suprian)

Blangpidie, Aceh Bisnis - Satu unit jembatan penghubung di Kampung Rawa, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) amblas dan berlubang sehingga pengendara diminta untuk berhati-hati saat melintasi guna menghindari kecelakaan.

“Jembatan yang menghubungkan Desa Gadang dan Blang Dalam Kecamatan Susoh, saat ini sangat membahayakan dan rawan terjadi kecelakaan pengguna jalan,” kata Cek Nawi, seorang warga yang melintas pada Senin.

Pasalnya, dia menjelaskan, lubang antara badan jalan dan jembatan yang disebabkan karena adanya tanah longsor itu semakin membesar, dengan kedalaman mencapai satu meter.

Apalagi, kata dia, jalan antar desa itu selalu ramai dilintasi pengendara yang hilir mudik dari arah Kemukiman Rawa ke Sangkalan, Kecamatan Susoh atau sebaliknya. Kemudian, jalan itu juga menjadi akses menuju ke pusat kota Blangpidie.

“Kondisi lubang di badan jalan ini telah ada sejak beberapa pekan terakhir, dan kondisi ini sangat membahayakan para masyarakat penguna jalan yang setiap hari melintasi,” katanya.

Masyarakat setempat juga telah membuat rambu darurat yang menandakan bahwa kondisi jalan berlubang sehingga warga diminta untuk berhati-hati ketika melintasinya.

“Kalau tidak ada rambu darurat, kita khawatirkan kendaraan masuk lubang saat malam hari dan memakan korban jiwa. Apalagi lampu sepeda motor tidak maksimal penerangannya di malam hari,” katanya.

Menurut dia penyebab utama amblasnya jematan tersebut karena banyaknya kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalan tersebut, terutama saat mengindari razia polisi di jalan nasional.

“Hingga sekarang perbaikannya belum dilakukan, sehingga lubang yang dulunya kecil kini menjadi besar dan berbahaya. Tidak sedikit pula kendaraan terjebak dalam lubang saat melintas jalan ini,” katanya

Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Abdya Muhibuddin membenarkan jembatan plat ukuran 2 x 3 meter di kawasan Rawa-Sangkalan amblas dan berlubang.

“Iya benar, jembatan itu sudah rusak berat. Di samping sudah berlubang. Aboutmennya juga sudah patah. Inshaallah tahun ini kita usulkan agar tahun anggaran 2022 depan dilakukan perbaikan,” katanya.

Sumber:Antaraaceh
Iklan Kelender event 2021 Disbudpar aceh