Jalan Sisingamangaraja Akan Dibangun Dua Jalur

Jalan Sisingamangaraja Akan Dibangun Dua Jalur
Foto Ist

Meulaboh, Acehbisnis.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan melakukan peningkatan badan jalan Sisingamangaraja menjadi dua jalur. Rencana peningkatan badan jalan tersebut ini direncanakan akan dimulai tahun 2021 mendatang.

Pembangunan badan jalan Sisingamangaraja menjadi dua jalur dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas (lakalantas) di sepanjang jalan itu, apalagi selama ini mobilisasi kendaraan dikawasan jalan itu sangat padat.

Kadis Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat, Dr. Kurdi, ST, MT mengatakan selain kepadatan arus laluintas yang mulai mengundang kemacetan terjadi di daerah tersebut, jalur itu kedepannya juga akan menjadi jalur lintas menuju rumah sakit regional bagi kawasan barat selatan Aceh.

" Pembangunan ruas jalan ini nanti mulai dari Sisingamangaraja tepat Simpang Kisaran berlanjut ujong beurasok, dan kayu putih tembus imam bonjol yakni daerah lintasan rumah sakit regional," ujar Kurdi, Minggu (28/6/2020).

Dia menjelaskan, badan jalan yang akan dibangun menjadi dua jalur itu nantinya mencapai 8 kilometer secara keseluruhan dengan menghabiskan anggaran sekitar 76,8 miliar.

Besarnya anggaran tersebut, kata dia, meliputi biaya pembebasan lahan sekitar 24 miliar rupiah sedangkan untuk prasarana jalan raya mencapai 52,8 miliar rupiah.

Untuk tahap awal pada tahun 2021 ini, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan indentifikasi kebutuhan lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan badan jalan itu.

" Peningkatan badan jalan menjadi dua jalur anggarannya akan kita usul dari APBA maupun APBN. Kebutuhan anggaran secara keseluruhan mencapai 76,8 miliar dengan rincian 52,8 miliar untuk badan jalan, dan 24 miliar pembebasan lahan," terangnya.

Ia melanjutkan, dengan peningkatan prasarana jalan tersebut yang juga merupakan jalur provinsi menjadi dua jalur, nantinya dalam penataan kawasan kabupaten berjuluk Bumoe Teuku Umar itu akan dibagi dua kawasan, yakni kawasan pendidikan dan kawasan kesehatan.

" Dimana kawasan Meureubo tepatnya Alue Penyareng menjadi kawasan pendidikan seiring berdirinya dua kampus negeri bagi barat selatan Aceh yakni UTU dan STAIN Teungku Dirunding yang saat ini sedang didorong statusnya menjadi IAIN.

“ Sedangkan kawasan Lapang yang berada di Kecamatan Johan Pahlawan menjadi kawasan kesehatan seiring berdirinya rumah sakit regional yang akan menjadi rujukan bagi warga barat selatan Aceh," tandasnya. ()

WTP Pemkab Pidie