Jaksa Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Korupsi PT Asabri

Jaksa Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Korupsi PT Asabri

Jakarta, Aceh Bisnis - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa tujuh saksi terkait kasus korupsi PT ASABRI, Rabu (19/5/2021).

Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengungkapkan, para saksi yang diperiksa yakni A selaku Direktur PT Principal Asset Management yang diperiksa terkait sita Reksadana yang diduga nominee, ID selaku saksi a de charge yang merupakan pihak yang diajukan oleh tersangka untuk meringankan dan melakukan pembelaan atas tersangka dan MAY selaku Direktur Utama PT Anugrah Sekuritas Indonesia yang diperiksa terkait enam sertifikat SHGB atas nama PT Prima Jaringan yang digunakan sebagai aset jaminan untuk menerbitkan sukuk Mudarabah I Prima Jaringan.

Kemudian, lanjut dia, AD selaku Direktur Utama PT Sedetik Dana Berkah. Saksi diperiksa terkait aset tersangka IWS, RGD selaku Karyawan Bank Mandiri, Kantor Cabang Jakarta Juanda yang diperiksa terkait data mutasi bank atas nama PT Tricore dan PT Dana Lingkar dan HW selaku Direktur Operasional ANTM periode 2015-2017 yang diperiksa terkait dugaan adanya pertemuan dengan Direksi PT ASABRI tahun 2016 dan kaitan transaksi saham ANTM oleh PT ASABRI.

"Terakhir adalah DW selaku Direktur Keuangan ANTM yang diperiksa terkait dugaan adanya pertemuan dengan Direksi PT ASABRI tahun 2016 dan kaitan transaksi saham ANTM oleh PT ASABRI," ungkapnya.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT ASABRI.

"Pemeriksaan dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19," tambah dia.